Menjadi seorang pemimpin memang bukanlah merupakan hal yang mudah untuk diakukan. Banyak orang memimpikan ingin menjadi seorang pemimpin, namun pada akhirnya tak dapat melakukannya dengan baik dan membuat suasana perusahaan pimpinannya tidak kondusif. Hal ini dapat berdampak buruk pada performa perusahaan secara menyeluruh. Namun, adakah saran yang dapt diikuti untuk dapat menjadi pemimpin yang baik? Paling tidak, ada beberapa saran dalam kepemimpinan yang buruk dan harus Anda hindari. Berikut beberapa di antaranya!

Jadilah Berani Untuk Mencapai Tujuan Besar

Menjadi berani sering adalah hal yang benar untuk dilakukan. Namun, Anda tetap perlu memeriksa kelemahan suatu peluang lebih seksama benar-benar bisa lebih berhati – hati. Saran kepemimpinan yang benar adalah menemukan cara untuk meminimalisir risiko yang ada bersama dengan kesepakatan tersebut, tetapi tidak semua saran dari orang yang dipercaya baik untuk Anda. Jadilah lebih selektif memilih saran mana yang harus Anda dengarkan dan ikuti.

Rekrutlah Karyawan Dengan Kemampuan Biasa Saja Untuk Menghemat Uang Perusahaan

Karyawan awal Anda merupakan salah satu faktor penentu yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan. Dengan merekrut seorang karyawan yang biasa saja, keputusan ini dapat sangat merugikan Anda sebenarnya.

“Ketika kita mempekerjakan orang hanya berdasarkan anggaran dana yang terbatas, kita pada akhirnya membayar lebih untuk memperbaiki kesalahan yang mereka lakukan. Namun, ketika kita mulai mempekerjakan orang-orang berbakat yang menghabiskan lebih banyak uang dalam jangka pendek; namun, mereka terus membawa ide untuk membuat perusahaan kita mendapayt lebih banyak uang, ini jauh lebih baik daripada memperbaiki kesalahan yang tak seharusnya terjadi dengan merekrut karyawan yang biasa saja,” ujar Ahmed Mady, CEO dari Fab Glass dan Mirror.

Pekerjakan Keluarga dan Teman Anda, Jadi Anda Tidak Perlu Memperbaiki Pekerjaan Mereka

Pikirkan baik-baik tentang mempekerjakan orang-orang yang dekat dengan Anda hanya karena Anda mengenal mereka dengan baik. Mike Wagner, CEO dari TFM Truckload mengatakan bahwa kita boleh saja merekrut orang yang kita kenal baik, namun, alasannya haruslah karena mereka memang antusias dan berbakat dengan apa yang mereka dapat kerjakan untuk perusahaan kita, bukan semata karena mereka adalah orang – orang dekat kita. Para pemimpin yang berpola pikir terbuka memahami nilai dari melakukan perekrutan akan orang-orang yang berpola pikir sama dengan mereka dalam masa-masa sulit. Ini berarti tidak hanya warna kulit atau jenis kelamin tetapi keragaman dalam pemikiran yang memungkinkan perspektif baru menjadi terlihat.

Berpura – Puralah Tahu Segala Hal Sampai Anda Benar – Benar Mengausai Semuanya

Banyak saran kepemimpinan yang menyatakan bahwa sebagai pemimpin hebat, Anda harus selalu terlihat percaya diri dan tahu semua hal. Akan tetapi, kenyataannya tidaklah demikian. Anda mungkin berbakat untuk memainkan peran untuk tampil seolah Anda tahu semuanya. Namun, pada kenyataannya, tidak ada orang yang tahu dan menguasai semua hal dalam hidup, termasuk pemimpin hebat sekalipun. Mintalah saran atau masukan dari orang – orang yang Anda pimpin serta siapkan juga rencana Anda sendiri sebelumnya.

Sumber artikel:

forbes.com

inc-asean.com

Sumber gambar:

whereleadershipbegins.com