Di zaman seperti sekarang ini, kerja tak harus selalu dilakukan dalam ruangan yang bernama kantor. Anda dapat melakukan pekerjaan secara remote dan bahkan freelance. Namun demikian, meskipun pekerjaan freelance akhir – akhir ini semakin populer dan menjadi pilihan semakin banyak orang, bagaimanapun juga, masih ada banyak mitos seputar pekerjaan yang dilakukan secara freelance ini karena mayoritas masyarakat kita masih sangat skeptis mengenai model dan cara bekerja yang demikian. Berikut adalah lima mitos seputar kerja freelance yang tak patut untuk Anda percayai!

Anda Dapat Bekerja Memakai Baju Apapun dan Jam Kerjanya Bebas

Pada kenyataannya, Anda berpakaian seadanya ketika bekerja freelance adalah karena Anda terlalu sibuk dengan banyak proyek yang masuk dan harus segera diselesaikan. Jadi, jika Anda masih sering berpikir bahwa dengan kerja freelance, Anda memiliki lebih banyak waktu luang dan jam kerja yang lebih fleksibel, pikirkan sekali lagi karena seringkali kerja freelance lebih menantang dari kerja secara teratur dengan datang ke kantor.

Pekerja Freelance Adalah Orang – Orang Yang Suka Menyendiri Atau Introvert

Memang benar bahwa sebagian besar pekerjaan freelance dilakukan dari rumah, di warung kopi, atau ruang kerja bersama, dan banyak tempat selain kantor. Akan tetapi banyak orang sering keliru dan beranggapan bahwa jenis jalur karier dan pekerjaan satu ini adalah hanya sempurna untuk individu – individu berkepribadian introvert saja. Kenyataannya, hal ini sama sekali tidak benar. Banyak di antara para pekerja freelance menjadi orang yang mengatur pemasaran untuk dirinya sendiri dan pemasaran mengharuskan mereka berinteraksi dengan banyak orang lain. Tambah lagi, pelatih yang bekerja freelance secara efektif juga harus dapat bekerja sangat keras untuk membangun basis klien mereka, sering menghadiri pertemuan atau bahkan acara networking.

Semua Yang Anda Butuhkan Hanyalah Sebuah Website

Freelance memang pekerjaan yang dilakukan di luar kantor, namun bukan berarti pekerjaan ini hanya memerlukan sebuah website. Terlalu banyak freelancer baru berpikir bahwa website mereka adalah sama dengan portofolio mereka yang kemudian otomatis dapat menjadi mesin pencetak uang bagi mereka dengan hanya perlu melakukan sedikit penyesuaian. Namun, hal tersebut sama sekali tidaklah patut Anda percayai karena jika orang – orang yang tepat tidak menemukan situs web Anda, mempercayai apa yang menjadi pekerjaan dan jasa yang Anda tawarkan serta memahami masalah yang dapat diselesaikan dengan menggunakan layanan Anda — situs ciptaan Anda tersebut hanya akan menjadi harta karun terpendam yang tak pernah ditemukan orang.

Diri Andalah Bos Untuk Diri Sendiri

Tahukah Anda bahwa bekerja freelance berarti Anda harus bisa meyakinkan banyak klien untuk menyewa jasa yang ditawarkan? Nah, orang-orang yang menjadi klien Anda itu adalah para bos baru Anda. Dan alih-alih memiliki satu bos, Anda sekarang memiliki banyak bos dengan berbagai karakter. Mereka semua ingin melihat hasil pekerjaan Anda, mendapat perhatian dan balasan email dari Anda. Meskipun Anda adalah bos untuk diri sendiri, namun demikian, Anda masih harus menjawab permintaan dari banyak orang lain yang memakai jasa dari situs Anda.

Pekerjaan Freelance Sangat Bagus Untuk Anda Yang Tak Ingin Bekerja Untuk Orang Lain

Banyak sekali kasus di mana orang beranggapan bahwa kerja freelance itu baik ketika mereka tak lagi mau dan mampu bertahan untuk bekerja mengikuti orang lain yang menjadi atasan. Mitos ini banyak menjebak orang untuk memulai kerja freelance dengan motivasi yang salah. Logikanya sederhana. Jika Anda tak bisa bekerja bersama seorang atasan, apalagi nanti jika Anda harus bekerja sendiri. Jangan berpikiran bahwa pekerjaan freelance berarti tak ada yang mengawasi Anda. Klien Andalah yang nantinya menilai hasil pekerjaan Anda dan menjadi kritik yang dapat membuat Anda berpikir ulang akan pilihan karir sebagai seorang freelancer profesional.

Sumber artikel:

huffingtonpost.com

inc-asean.com

Sumber gambar:

amazonaws.com