Para programmer seringkali terkenal dengan reputasi mereka sebagai orang yang dianggap aneh oleh sebagian besar orang yang tidak mengerti dunia teknologi secara mendalam. Bahkan, di dalam komunitas developer, ada beberapa pola dasar pemrograman yang ditemukan oleh programmer lain dan dianggapnnya aneh. Berikut adalah 5 tipe programmer yang mungkin Anda temui di tempat kerja.

Tipe Teoretis

Tipe programmer yang satu ini tahu segala sesuatu yang perlu diketahui tentang pemrograman. Ia dapat menghabiskan empat jam mengajari Anda tentang sejarah bahasa pemrograman atau memberikan bukti bagaimana kode yang Anda tulis kurang optimal dan mungkin memerlukan tiga nanosecond lebih lama untuk dijalankan. Masalahnya, tipe teoretis ini tidak mengetahui apapun tentang pengembangan perangkat lunak. Ketika para teoretis menulis kode, biasanya hasilnya akan sangat “elegan” sehingga manusia biasa tidak dapat memahaminya. Teknik favoritnya adalah rekursi, dan setiap blok kode di-tweak dengan maksimal, dengan mengorbankan batas waktu dan kemudahan untuk dibaca.

Tipe Ninja

Programmer yang satu ini adalah salah satu anggota tim Anda yang paling berharga. Namun, seperti julukannya, yaitu ninja, seorang programmer dengan tipe ini jarang sekali terlihat di kantor atau bahkan jarang terlihat sedang bekerja membangun suatu program atau aplikasi. Akan tetapi, ketika program tersebut dimintai pertanggung jawaban, entah bagaimana, semuanya selalu sudah selesai dengan baik.

Tipe Martir

Dalam profesi di bidang lain, tipe martir bisa jadi disebut sebagai seorang “workaholic“. Tapi di bidang pengembangan, tipe martir melampaui seorang workaholic. Orang yang gila kerja setidaknya masih ingat pulang ke rumah untuk mandi dan tidur. Akan tetapi, tipe martir malah bangga tidur di meja kerjanya walaupun tidak ada rekan sekantornya yang menyuruhnya  melakukan hal tersebut dan mengorbankan diri serta kesehatannya seperti layaknya seorang martir sungguhan.

Tipe Bijaksana

Meski memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman teoretis, ia bisa saja menemukan cara untuk tidak bekerja lebih banyak dibanding rekannya yang lebih muda dan minim pengalaman serta terampil dan mendapatkan bayaran lebih. Tipe programmer yang ini, tidak tahu tentang tren terbaru dan biasanya hanya dapat menggunakan C, C ++, Fortran dan Pascal. Jumlah monitor yang dimilikinya juga biasanya jauh lebih banyak dari rekan – rekan sesama programmer yang lain di kantor.

Tipe Fanatik

Tipe ini hanya akan mau bekerja jika menggunakan bahasa pemrograman dan framework favorit mereka untuk semua proyek, meski terkadang framework yang digunakannya merupakan tambal sulam. Mereka tidak akan pernah berpikir untuk beralih untuk menggunakan bahasa pemrograman dan framework yang mungkin bisa membuat pekerjaan mereka lebih mudah dan hasilnya lebih baik. Mereka cukup banyak selalu mengenal satu bahasa dan bahkan tidak pernah mencoba untuk belajar yang lain. Mereka seringkali lebih fokus pada sintaks dan perpustakaan bahasa pemrograman yang sudah ada daripada membangun aplikasi, game, situs web, atau apa pun yang lebih nyata.

 

Sumber artikel:

hackernoon.com

techrepublic.com

Sumber gambar:

devstars.com