Membentuk hubungan yang kuat di setiap bidang kehidupan merupakan komponen penting untuk sukses. Hubungan yang telah Anda bentuk dengan berbagai jenis orang dalam berbagai bidang kehidupan Anda dapat menjadi landasan untuk menciptakan hubungan yang kuat dan positif dengan klien.

Memalsukan hubungan bisnis yang kuat tampak sederhana untuk dilakukan pada awalnya, tetapi ikatan ini membutuhkan waktu, usaha, dan kebijaksanaan untuk dapat terus dibangun dan dipertahankan. Mengembangkan dan memelihara koneksi ini terkadang terasa menguras tenaga dan bahkan memberatkan, tetapi imbalannya bisa signifikan. Koneksi pribadi, baik yang dikembangkan selama berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dapat menghasilkan peningkatan penjualan, koneksi tambahan, keamanan dan kepuasan kerja.

Simpan kiat berikut ini dalam pikiran dan perkuat aspek terpenting dari bisnis Anda: hubungan yang Anda miliki dengan basis pelanggan serta klien Anda.

Banyak Ajukan Berbagai Pertanyaan

Mark Roberge adalah mantan eksekutif Hubspot dan dosen yang saat ini mengajar di Harvard Business School, di mana dia mengajar kelas tentang penjualan pribadi dan kepemimpinan penjualan.

Sejauh yang ia tahu, mengajukan pertanyaan adalah cara termudah dan paling efektif untuk memahami calon pembeli Anda. Sayangnya, banyak tenaga penjualan diajarkan untuk menghabiskan seluruh pertemuan dengan menjelaskan produk atau layanan mereka alih-alih mengenal tentang calon pembeli mereka. Roberge mengatakan ini bukan strategi yang efektif. Tanyakan banyak pertanyaan untuk mengetahui preferensi pelanggan Anda dan apa yang ia minati dari produk Anda.

Berikan Pertanyaan Yang Sifatnya Bisa Dijawab Dengan Panjang Lebar

Dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan terbuka, Anda dapat mendatangkan tanggapan yang lebih bijaksana dari pembeli atau pelanggan Anda. Gunakan penelitian Anda tentang calon pelanggan untuk membantu membentuk pertanyaan-pertanyaan yang lebih spesifik yang dapat Anda gunakan dalam rapat kerja, misalnya: “Berapa banyak waktu yang akan Anda hemat jika tidak perlu melakukan pembelanjaan untuk menghasilkan prospek baru?” Itu adalah contoh pertanyaan yang jauh lebih menarik, dan menyentuh masalah yang mungkin ingin dipecahkan pembeli Anda.

Jujurlah Dalam Menjelaskan Bisnis Anda

Selalu berbicara dengan penuh kebohongan tentang produk atau layanan Anda dengan cara apa pun dapat sangat menghambat pertumbuhan reputasi bisnis Anda. Jika Anda dapat jujur dan realistis mengenai layanan apa pun yang tidak dapat disediakan oleh bisnis Anda misalnya, pelanggan akan menghargai hal ini dan landasan untuk hubungan yang langgeng dengan mereka dapat berkembang.

Ingatlah Bahwa Pelanggan Anda Adalah Manusia, Bukan Bilangan Angka Semata

Setelah percakapan pertama dengan klien, ingat tidak hanya nama tetapi sesuatu tentang diri mereka sebagai seseorang individu. Mengingat fakta tentang setiap yang menjadi pelanggan Anda akan mendorong Anda untuk mengingat bagaimana bisnis tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pelanggan. Dan detil – detil kecil ini dapat memiliki dampak besar dalam membangun hubungan yang terus langgeng dengan para pelanggan Anda hingga nanti.

Jadilah Orang Yang Sabar dan Menyenangkan

Pelajaran besar yang bisa diambil dari semua ini adalah bahwa membuat koneksi yang lebih baik dengan pelanggan membutuhkan empati: Anda harus melihat sesuatu dari perspektif mereka dan memahami situasi mereka, daripada hanya berfokus pada penjualan. Melakukan hal ini, maka strategi penjualan Anda akan meningkat secara drastis, begitu pula dengan reputasi dan kesetiaan para pelanggan Anda.

Sumber artikel:

inc-asean.com

entrepreneur.com

Sumber gambar:

amazonaws.com