Software kolaboratif, konferensi video dan alat berbasis web lainnya telah menghilangkan hambatan yang mengharuskan pekerja berada di kantor. Akibatnya, semakin banyak pekerja yang memilih opsi untuk bekerja dalam tim yang remote. Forrester Research memprediksi bahwa pada tahun 2016 sekitar 43 persen tenaga kerja di A.S., atau 63 juta orang, akan melakukan telecommuting. Angka tersebut naik dari 34 juta di tahun 2009. Sebuah survei oleh Regus menunjukkan bahwa 68% perusahaan berpikir bahwa menawarkan lingkungan fleksibel kepada pekerja menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. (sumber: entrepreneur.com)

Tentu saja, ada sisi negatif yang terdapat dalam model tim kerja seperti ini. Tidak semua orang lebih produktif saat mereka bekerja secara remote — beberapa orang memanfaatkan hal tersebut untuk bersantai saat mereka seharusnya bekerja. Selain itu, juga sulit untuk berhubungan dengan karyawan jika mereka bekerja remote saat ada sesuatu yang mendesak terjadi.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan untuk memimpin tim pekerja remote agar kinerja mereka tetap maksimal dan produktif.

Gunakan Data Untuk Mengidentifikasi Apa Yang Berdampak dan Tidak

Perangkat lunak dapat memberikan banyak wawasan untuk membantu mengidentifikasi bidang yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam tim Anda. Sebagai contoh, log kesalahan dapat menunjukkan di mana pengguna mungkin sedang kesulitan dan memerlukan lebih banyak bantuan untuk menggunakan aplikasi. Perangkat lunak pemantau karyawan juga dapat digunakan untuk menentukan area mana saja yang mengalami kesulitan atau kasus di mana proses yang dijalankan mengalami kendala atau tidak praktis. Untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang produktivitas pekerja, perangkat lunak pemantauan tersebut dapat membantu menyoroti siapa saja karyawan yang berperforma baik yang mungkin memiliki tips dan trik untuk dibagikan tentang bagaimana mereka menangani pekerjaan. Sebaliknya, Anda bisa juga melihat orang mana saja yang mungkin memerlukan beberapa pembinaan lebih lanjut. Anda juga dapat berbagi jenis data ini dengan tim untuk membantu karyawan mengidentifikasi waktu kerja mereka yang paling produktif dan membantu Anda menjadi seorang manajer tim yang sukses. (sumber: inc.com)

Tetapkan Standar Komunikasi Yang Jelas

Tergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lakukan, setiap hari atau bahkan beberapa kali pertemuan harian mungkin diperlukan untuk memastikan kekompakan tim. Mandy Brown, CEO Editorially, sebuah platform penulisan kolaboratif yang dibeli oleh Vox Media, menganjurkan agar tim remote berkomunikasi secara teratur. “Di tim remote, kesempatan untuk kesalahpahaman di antara rekan-rekan tim jauh lebih banyak,” tulisnya. Brown juga mengatakan salah satu cara efektif untuk memastikan komunikasi adalah dengan merekam pertemuan sehingga jika ada yang bingung dengan apa yang telah terjadi bisa melihat rekamannya. Komunikasi adalah kunci untuk memimpin tim kerja remote secara efektif. Menyiapkan standar untuk komunikasi dan mengharuskannya untuk diikuti adalah hal yang amat krusial dalam proses ini.

Optimalkan Penggunaan Tools Komunikasi Yang Tepat

Para pakar produktivitas akan memberi tahu Anda bahwa cara terbaik untuk memastikan pekerja remote terlibat sepenuhnya dalam sebuah pertemuan adalah dengan berbicara kepada mereka melalui konferensi video. Jika tidak, karyawan tersebut hanya akan menelepon sambil melakukan hal lain atau tidak fokus saat mereka menelpon.

Seperti dilansir dari entrepreneur.com, saat ini, dunia perkantoran memiliki beragam alat komunikasi yang dapat Anda pilih, termasuk jaringan sosial internal, ruang obrolan dan papan tulis digital. Email tidak diragukan lagi yang paling populer namun beberapa orang mempertimbangkan cara komunikasi yang paling tidak efisien. Latihlah para pekerja Anda untuk menggunakan berbagai tools alternatif tersebut, tetapi mintalah mereka melakukan konferensi video saat bekerja di tim remote Anda.

Perhatikan Baik – Baik Apa Saja Yang Terjadi Dalam Tim Anda

Jika, seperti kebanyakan kantor, Anda membagi pekerjaan Anda kepada beberapa tim, pastikan mereka telah menguasai metode komunikasi yang sangat efektif di dalam tim mereka masing-masing. Faktanya, tiap anggota tim Anda mengerjakan tugas yang sama dengan cara yang berbeda. Ketika memimpin tim remote, Anda harus menjadi komunikator yang sangat efektif dan bertanggung jawab serta memperhatikan betul apa yang terjadi di dalam tim tersebut.

Buat Masing – Masing Individu Memiliki Rasa Tanggung Jawab

Godaan yang terutama dengan situasi kerja remote adalah orang lain akan mengambil keuntungan dan menjadi malas atau kurang produktif. Itulah sebabnya penting untuk menetapkan beberapa sasaran dan tanggung jawab bagi setiap karyawan dan memastikan bahwa target tersebut terpenuhi. Berusahalah untuk memberi deadline dengan teknik manajemen mikro dan komunikasi yang terus menerus.

 

Sumber artikel:

inc.com

entrepreneur.com

Sumber gambar:

jive.com