Menggunakan perangkat virtual reality (VR) menawarkan pengalaman nyata bepergian melalui ruang dan waktu tanpa benar-benar bergerak dan berpindah tempat. Anda merasa benar-benar terputus dari tubuh Anda dan masih terikat dengan hati Anda yang berdebar ketika Anda benar-benar meluncur turun gunung atau melayang ke angkasa menggunakan teknologi ini.

Perangkat seperti Oculus Rift dan Samsung Gear VR kini berada di tangan para pengembang dan penggemar VR, sementara mereka yang mencari alternatif lain dengan anggaran rendah memiliki Google Cardboard.

Namun sejauh ini, pembicaraan dan kerja VR masih berfokus pada game saja. Alasannya adalah karena para gamer sering mencari pengalaman yang paling imersif di dunia mereka. Tapi ada kegunaan lain dari teknologi VR yang jauh melampaui bidang permainan video. Tanyakan saja kepada Mark Zuckerberg, yang menghabiskan $2 miliar untuk seperangkat Oculus VR dengan harapan suatu hari Anda akan dapat mengalami media sosial melalui teknologi VR. Apa saja kegunaan teknologi VR yang perlu Anda ketahui selain sebagai sarana bermain game? Berikut ulasannya untuk Anda!

Membuat Pergi Ke Dokter Gigi Menjadi Tidak Terlalu Menakutkan

Dokter gigi dapat segera menggunakan teknologi realitas virtual ini untuk mengalihkan perhatian pasien dan mengurangi kecemasan serta rasa sakit mereka. Sebuah penelitian baru-baru ini menguji 79 pasien, yang melengkapi sepertiga dari mereka dengan headset VR yang menggambarkan adegan pantai, sepertiga lainnya dengan VR Cityscape dan sepertiga sisanya tanpa VR sama sekali.

Pasien yang mengalami adegan VR pantai dilaporkan mengalami “rasa sakit yang jauh lebih sedikit” dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. Para pasien yang mengalami VR pemandangan kota tidak merasakan hal ini.

Bepergian Ke Tempat Baru

Tidak ada cara yang lebih baik untuk memperluas pandangan Anda akan dunia daripada dengan bepergian. Namun, bagi banyak orang, perjalanan jauh tak dapat mereka lakukan. Pariwisata virtual tidak memiliki komponen sensorik dan sosial dari suatu perjalanan, tetapi masih bisa mengubah hidup Anda. Pengalihan perhatian dengan berjalan di Champs-Élysées atau pegunungan Kilimanjaro dapat menawarkan seseorang dengan sindrom ruang terkunci, ALS, atau kondisi serupa yang membatasi mereka dengan manfaat yang sangat besar.

Mereka yang akan merencanakan liburan dapat pula menggunakan VR untuk mendapatkan gambaran pengalaman akan tempat ke mana mereka ingin pergi dan apa yang ingin mereka lihat ketika mereka sampai di sana.

Untuk Melatih Karyawan

Walmart menggunakan realitas virtual untuk melatih para karyawan tokonya. Bermitra dengan startup virtual reality, STRIVR, Walmart menggunakan teknologi virtual reality di akademi pelatihannya untuk membantu para karyawan mengalami skenario dunia nyata. Karyawan dapat mengalami liburan terburu-buru atau berantakan, dan belajar bagaimana merespons dan menangani peristiwa-peristiwa ini secara efektif.

Menyembuhkan PTSD

Secara tradisional, dokter menggunakan “terapi pemaparan” untuk mengobati hampir 8 juta orang dewasa yang menderita PTSD dalam setahun. Terapi pemaparan mendorong pasien untuk menceritakan trauma mereka, memvisualisasikannya dalam imajinasi mereka dan menjelaskan kepada dokter apa yang terjadi ketika mereka mengalami skenario yang membuat mereka stres.

Realitas virtual pada dasarnya menggunakan metode yang sama, sementara menggunakan headset untuk menciptakan dunia virtual dengan elemen khusus (misalnya, helikopter, senapan mesin dan rudal dapat digunakan untuk menyesuaikan pengalaman seorang veteran perang). Pasien kemudian diminta untuk menceritakan apa yang terjadi.

Melatih Para Murid Sekolah Medis

Realitas virtual memberikan mahasiswa kedokteran dan gigi lingkungan yang aman dan terkontrol untuk mempraktikkan operasi dan prosedur medis yang telah mereka pelajari. Hal ini memungkinkan mereka untuk leluasa membuat kesalahan tanpa berdampak pada pasien yang sebenarnya, dan mempersiapkan diri untuk situasi yang tidak terduga yang sebenarnya.

Melakukan prosedur “secara langsung” dan mampu berinteraksi dengan pasien virtual memungkinkan siswa mengembangkan keterampilan mereka, yang nantinya dapat diterapkan di dunia kerja nyata.

Menyembuhkan Serangan Panik dan Kekhawatiran Berlebih

Lebih dari 40 juta orang dewasa di AS mengalami kecemasan. Permainan berbasis realitas virtual bernama Deep — “versi digital dari latihan diafragma” — terlihat dapat digunakan untuk membantu orang-orang menghadapi ketakutan dan kecemasan berlebih dengan penggunaan sabuk yang memonitor pernapasan. Permainan tersebut menempatkan pengguna ke pengaturan alami dan memandu mereka melalui latihan pernapasan perut dalam yang dapat menenangkan pengguna dalam waktu sekitar lima menit.

Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak dan Remaja Penderita Autisme

Para profesor di University of Texas di Dallas telah membuat program yang menggunakan realitas virtual untuk membantu anak-anak autis mengembangkan keterampilan sosial mereka. Menaruh anak-anak, remaja dan orang dewasa muda dalam skenario sosial seperti wawancara kerja atau kencan buta dengan sebuah avatar mampu membuat mereka belajar bagaimana memahami isyarat sosial dan merespon dengan tepat.

Dengan memantau gelombang otak mereka di seluruh program, para profesor melihat peningkatan aktivitas di area yang terhubung dengan pemahaman sosial.

Sumber artikel:

pcmag.com

entrepreneur.com

Sumber gambar:

perpgames.com