Anda penasaran mengenai apa saja prediksi besar pada Instagram untuk tahun 2018?

Pada beberapa minggu pertama di tahun 2018, kita telah melihat tingkat keterlibatan sebagian besar akun menurun. Tambah lagi perihal misteri algoritma Instagram yang menimbulkan banyak spekulasi tentang bagaimana cara kerja platform tersebut dan apa yang akan terjadi. Sayangnya tanpa banyak pernyataan publik dari perusahaan, rumor dapat menyebar cepat seperti api yang besar dan sulit untuk mengetahui apa saja hal yang dapat Anda percaya.

Berikut adalah 7 prediksi akan tren Instagram yang akan terjadi di tahun 2018 menurut para ahli.

Instagram Stories Akan Menjadi Jauh Lebih Penting di 2018

Seiring dengan makin berkembangnya Instagram Stories dalam hal popularitas, tidak mengherankan bahwa banyak prediksi ahli Instagram yang mencakup wawasan tentang fitur populer yang satu ini.

Chelsea Foy, pendiri @lovelyindeed mengatakan, “Awalnya saya sangat ragu dengan Instagram Story, tapi saya telah memanfaatkannya dan ini bukan hanya menjadi bagian penting dari strategi saya tapi juga merupakan fitur yang menyenangkan yang mengisi keseharian saya! Saya menyukai sifat interaktifnya dan semakin banyak hubungan pribadi yang bisa saya lakukan dengan orang-orang melalui tanggapan cerita mereka. Saya berencana untuk memanfaatkan fitur cerita yang satu ini lebih banyak lagi tahun ini, dan juga memanfaatkannya untuk menciptakan komunitas, mengarahkan traffic ke usaha saya yang lain, dan banyak lagi.”

Instagram Ads Akan Menjadi Bagian Penting Dari Strategi Pemasaran Anda

Dengan terus berubahnya algoritma Instagram dan meningkatkan persaingan agar konten Anda terlihat, Instagram Ads akan menjadi bagian penting dari strategi pemasaran Instagram Anda terlepas dari apakah Anda seorang influencer atau pebisnis. Seiring pertumbuhan organik yang terus menurun, Anda harus mulai menggunakan Instagram Ads (jika belum memilikinya) untuk mendapatkan lebih banyak keterlibatan dan jangkauan kepada lebih banyak orang akan konten yang Anda poskan. Penggunaan Instagram Ads akan dengan segera menjadi suatu hal yang umum di khalayak ramai pengguna sosial media.

Konten Video Akan Mendapat Lebih Banyak Fokus Tahun Ini

Instagram memungkinkan para penggunanya untuk mengunggah video berdurasi antara 3-60 detik, dan saat pos jenis video pertama kali diperkenalkan, lebih dari 5 juta video dibagikan dalam kurun waktu 24 jam saja. Jumlah keterlibatan fitur video di Instagram tumbuh sebesar 53% lebih tinggi di bulan Mei dibandingkan pada tahun sebelumnya. Ini melampaui tingkat pertumbuhan 46% yang diterima oleh pos jenis foto dalam jangka waktu yang sama.

Banyak bisnis seperti misalnya Lush Cosmetics yang telah memasukkan konten video ke dalam strategi pemasaran Instagram mereka.

Membuat konten video khususnya untuk Stories juga akan menjadi fokus baru di tahun 2018 ini, terutama karena iklan Instagram Stories terus mendapatkan kenaikan popularitas.

Menemukan Cara Kreatif Untuk Terus Mengikuti Perkembangan Terkini Dengan Algoritma Instagram Telah Berubah

Banyak pakar Instagram mengungkapkan harapan mereka untuk Instagram agar kembali ke feed yang kronologis. Namun karena masih belum ada pertanda untuk mengubah hal tersebut, beberapa pakar memperkirakan bahwa pengguna Instagram akan terus mencari cara baru dan unik untuk mengoptimalkan konten mereka dan memastikan pos mereka terlihat secara luas.

Semakin Banyak Pengguna Yang Berjuang Untuk Melindungi Konten Asli Karya Mereka

Pemilik dan produsen video tahun ini akan memiliki cara yang lebih mudah untuk melindungi hak cipta atas karya konten buatan mereka dan memantau dari mana konten mereka digunakan dengan diperkenalkannya Rights Manager. Fitur ini sudah ada di Facebook meski belum sepenuhnya diluncurkan di Instagram. Menggunakan Rights Manager akan memungkinkan pengguna mengontrol siapa saja yang mereka berikan izin untuk dibagikan konten dan juga kemampuan untuk memblokir penggunaan yang tidak sah atas konten tersebut.

Penggunaan Hashtag Yang Lebih Spesifik Dan Terarah

Dengan adanya halaman wawasan bisnis yang menunjukkan bahwa traffic minimal berasal dari penggunaan hashtag, akan tiba saatnya untuk melupakan metode pendekatan secara terpencar dan berfokus pada niche audiens yang lebih spesifik.

Less is more” akan menjadi hal yang populer di tahun 2018 dan, daripada menggunakan semua 30 tag yang tersedia pada setiap pos, pengguna Instagram akan meluangkan lebih banyak waktu untuk meneliti tag tertentu. Ini akan menghasilkan lebih sedikit tag yang dibagikan pada tiap gambar namun akan lebih terfokus targetnya, relevan dan lebih sempurna.

Kemampuan untuk mengikuti hashtag akan memudahkan Anda membangun komunitas dan kelompok niche mengenai tag tertentu. Ditambah lagi dengan kemampuan untuk menemukan konten yang lebih baik, para pengguna dapat melihat-lihat akun orang lain untuk mengetahui hashtag apa saja yang mereka sukai dan ikuti. Saat fitur ini telah mendapatkan lebih banyak momentum, fitur ini akan menjadi kunci untuk melakukan penelitian hashtag, yang memungkinkan akun untuk lebih mudah mengidentifikasi tag populer dan memperbaiki pilihan hashtag mereka.

Berbagai Pilihan Berbelanja Akan Menjadi Lebih Banyak di 2018

Berbelanja di Instagram diperkirakan akan terus melejit popularitasnya sepanjang tahun. Pada tahun 2017, Instagram memberikan keleluasaan untuk menambahkan tautan ke Instagram Stories, yang merupakan berita bagus bagi pebisnis ritel dan para penerbit.

 

Sumber artikel:

later.com

creativelysquared.com

Sumber gambar:

ytimg.com