Dari fitur baru hingga preferensi konsumen terhadap berbagai merek, ada banyak hal yang diharapkan tahun ini yang akan membantu setiap pemasar mengembangkan strategi unicorn (solid) untuk menyempurnakan rencana pemasaran mereka.

Tahun demi tahun bisa saja datang dan pergi, namun satu hal yang selalu berubah: tren media sosial. Anda mungkin baru saja terbiasa membuat meme dan menambahkan video ke saluran media sosial Anda, tapi inilah saatnya mempelajari seperangkat aturan baru.

Mari selami lebih dalam tren media sosial untuk tahun 2018, menurut Filmora, untuk menambah pengetahuan serta menggunakannya untuk keuntungan bisnis Anda.

1. Video

Menurut statistik terbaru, 80% dari total traffic internet global akan segera dikaitkan dengan video yang datang pada 2020, 90% pengguna SNS ini berbagi video, 87% pemasar menggunakan video ke dalam kampanye pemasaran mereka dan pemirsa mereka percaya bahwa 95% pesan dari video disimpan di pikiran mereka. 73% organisasi B2B yang menggunakan video dalam kampanye pemasarannya melaporkan hasil positif terhadap ROI mereka.

Tips:

  • Buat video unik, sesuatu yang memiliki faktor ‘wow’ selalu bisa menarik minat
  • Buat video yang lebih pendek dan lebih tepat
  • Pastikan untuk mendapatkan perhatian pemirsa Anda dalam 7 detik pertama
  • Jadikan mobile-friendly
  • Buat berbagai video dengan berbagai platform konten

2. Live Streaming

Berbagai platform media sosial yang berbeda seperti Snapchat, Facebook, YouTube, Twitter, Periscope, Musical.ly, dan Tumblr mempromosikan penggunaan live streaming. Diharapkan pada 2021, pasar video streaming akan mencapai $ 70,5 miliar. Selain itu, lebih banyak pelanggan ingin menonton video langsung yang menarik dibandingkan dengan sekedar pos tulisan yang bisa saja bersifat hoax.

Tips:

  • Streaming langsung sebuah acara
  • Lakukan live Q&A atau “how-to” stream
  • Live streaming pembuatan produk
  • Live streaming peluncuran produk
  • Live streaming berita perusahaan

3. Konten Visual Yang Bersifat Sementara

Setiap konten visual yang hanya tersedia untuk jangka waktu tertentu juga sedang tren. Video dan pos jenis ini terkenal di Instagram dan Snapchat. Brand Anda dapat memanfaatkan tren ini dengan mengeposkan Snaps dari hari ke hari di balik momen dan pencapaian yang telah diraih.

Tips:

  • Bereksperimenlah. Jadikan video Anda unik dan menarik.
  • Sebisa mungkin, tetaplah buat yang autentik dan pribadi
  • Ceritakan sebuah cerita: Sesuatu yang menghibur, menyelesaikan masalah, atau mengajarkan pemirsa Anda sesuatu yang baru.

4. Augmented Reality

Augmented reality mengubah cara orang bersosialisasi secara online. Pemasar telah bereksperimen dengan AR untuk beberapa waktu lamanya. L’Oreal menciptakan aplikasi AR yang memungkinkan pengguna menguji makeup dan gaya rambut sebelum mereka membeli apapun, dan ternyata itu benar-benar meningkatkan penjualan.

Tips:

  • Gunakan AR untuk menarik perhatian pengguna Anda tentang produk baru Anda
  • Meningkatkan penjualan melalui pembelian impulsif
  • Doronglah pembagian sosial melalui aplikasi VR Anda

5. Artificial Intelligence (AI) dan Chatbots

Dengan tujuan untuk mendekatkan diri pada pelanggan, pemasar menggunakan platform media sosial untuk menciptakan keterlibatan real-time seperti chatbots dan AI bagi pelanggan mereka.

Tips:

  • Identifikasi masalah bisnis
  • Kompilasi data penting
  • Produksi chatbots yang tepat.
  • Pilih model terbaru

6. Generasi Z

Individu yang disebut ‘Generasi Z’, adalah mereka yang lahir pada tahun 1995 hingga 2012. Mereka umumnya disebut ‘generasi digital sejati’. Platform media sosial yang paling umum yang mereka gunakan termasuk YouTube, Instagram, Snapchat, Facebook, Tumblr, Twitter, Other, Pinterest.

Tips:

  • Miliki koneksi dengan influencer untuk generasi Z.
  • Pahami apa yang mereka butuhkan.

7. Influencer Sebagai Saluran Pemasaran Dengan Pertumbuhan Tercepat

Influencer menduduki peringkat teratas sebagai saluran pemasaran dengan pertumbuhan tercepat diikuti oleh penelusuran organik, email, penelusuran berbayar, iklan bergambar, dan pemasaran yang bersifat afiliasi. Mereka yang menggunakan influencer marketer puas dengan hasilnya karena tingkat konversi mereka naik menjadi 10 kali lebih tinggi.

Tips:

  • Temukan influencer yang tepat
  • Personalisasikan pendekatan Anda
  • Jadilah transparan
  • Permudah para influencer untuk berpartisipasi
  • Terus pantau ROI Anda

8. Konten Mobile

Seiring bertambahnya jumlah pengguna ponsel setiap tahun, sangat penting bagi pemasar untuk mengoptimalkan konten agar sesuai dengan pengguna seluler tersebut. 3 platform media sosial teratas yang disukai oleh pengguna ponsel adalah Facebook, Twitter, dan YouTube.

Tips:

  • Memanfaatkan aplikasi mobile
  • Manfaatkan sistem manajemen konten
  • Manfaatkan scrolling bukan sistem klik halaman
  • Potong gambar untuk menyesuaikan dengan layar yang lebih kecil
  • Buat headline Anda singkat dan tepat sasaran
  • Hasilkan konten berkualitas tinggi
  • Atur strategi pada konten mobile Anda

9. Partisipasi Brand

Saat ini, berbagai brand semakin terlibat dalam platform messaging lebih daripada sebelumnya. 5 platform top dalam hal ini adalah WhatsApp, Messenger, WeChat, QQ, dan SnapChat. Tahun ini, diharapkan bahwa berbagai brand lain akan menginvestasikan lebih banyak waktu dan uang untuk terhubung dengan konsumen di platform pesan singkat menggunakan AI, asisten suara, di chatbots untuk menawarkan pengalaman berbelanja yang unik.

Tips:

  • Integrasikan pengalaman pengguna yang unik
  • Antisipasi kebutuhan pelanggan

 

Sumber artikel:

inc.com

meltwater.com

Sumber gambar:

princeofmarketing.com