Baru saja Grab mengumumkan kesepakatan mereka untuk membeli Uber di daerah Asia Tenggara, Grab tampaknya akan mendapatkan kekuatan yang lebih banyak dengan investasi dana dari raksasa e-commerce asal China, Alibaba, pimpinan Jack Ma.

Alibaba saat ini berada pada tahap awal untuk melakukan investasi di Grab. Berdasarkan obrolan dengan dua narasumber di TechCruch. Masih belum jelas berapa banyak dana yang ingin diinvestasikan oleh Alibaba di Grab, dan bagaimana itu akan menambah nilai dari startup transportasi yang sedang naik daun tersebut, yang juga mendapat pasokan dana dari SoftBank asal Jepang sebagai investor mereka yang lain. Situs web berita teknologi mencatat bahwa startup Grab baru-baru ini bernilai saham sekitar $6 miliar.

Menurut TechCrunch, pada musim panas lalu, Alibaba dan Grab mengadakan pembicaraan tanpa hasil tentang investasi ini, karena Alibaba lebih fokus berinvestasi di Tokopedia, salah satu startup di bidang e-commerce Indonesia. Retailer online asal Cina tersebut juga mendukung kerjasama Grab dengan SoftBank, yang juga memiliki saham di Tokopedia untuk membantu mengalahkan Tencent sebagai perusahaan saingan mereka, yang juga bersaing untuk mendapat kesepakatan investasi yang sama. Alibaba saat ini memimpin investasi bernilai $1,1 miliar di Grab sejak bulan Agustus lalu selain juga meningkatkan kepemilikannya di Lazada Group, sebuah perusahaan e-commerce yang berbasis di Asia Tenggara.

Untuk Alibaba, kesepakatan dengan Grab akan memberinya pijakan yang lebih besar di Asia Tenggara. Tidak mengherankan karena Asia Tenggara diperkirakan akan menjadi benteng pertumbuhan berikutnya untuk e-commerce berkat semakin banyaknya jumlah orang yang gemar melakukan belanja online. Sebuah laporan dari Google dan Temasek Holdings, perusahaan investasi asal Singapura, memperkirakan bahwa ekonomi internet di Asia Tenggara akan meningkat menjadi $ 200 miliar pada tahun 2025 nanti, didorong, sebagian besar, oleh e-commerce. Tidak ada salahnya Tencent berinvestasi di Go-Jek, saingan Grab. Itu saja sudah cukup untuk mendorong Alibaba untuk mendukung layanan yang memang bersaing di wilayah tersebut.

TechCrunch memahami bahwa satu syarat SoftBank yang terkait dengan kesepakatan bersama Tokopedia adalah bahwa Alibaba akan berinvestasi dalam Grab ketika waktunya tepat. SoftBank secara luas dianggap sebagai pembuat kesepakatan dalam konsolidasi atara Grab dengan Uber baru-baru ini dan sekarang, dengan transaksi yang telah disepakati, investasi Alibaba akan mengikuti setelahnya.

Sumber artikel:

investopedia.com

techcrunch.com

Sumber gambar:

businesstimes.com.sg