Memiliki waralaba McDonald’s bisa menjadi bisnis yang menguntungkan, namun untuk mewujudkannya membutuhkan banyak uang.

Dilansir dari The Balance, saat Ray Kroc memperoleh hak waralaba McDonald’s pada tahun 1955 dan pada akhir tahun 1959, McDonalds telah melampaui jumlah 100 lokasi dalam rantai bisnisnya. Ray Kroc membeli saham bisnis McDonald brothers pada tahun 1961 dan pada tahun 1965, ketika usaha itu terus berkembang menjadi 1.000 lokasi, McDonald’s resmi go public. Saham dibuka hari itu di nilai 22 ½, dan ditutup pada angka 30, serta di akhir bulan pertama ditutup di angka 50. Saat ini ada lebih dari 35.000 restoran di lebih dari 100 negara. McDonald’s dan lebih dari 3.000 operatornya mempekerjakan hampir 2.000.000 orang di seluruh dunia.

Rata-rata restoran McDonald’s menghasilkan angka penjualan sekitar USD $2,5 juta setiap tahunnya, menjadikannya rantai bisnis terlaris kedua di AS dengan penjualan per unit yang berada hanya di belakang Chick-fil-A, menurut majalah QSR.

Tapi untuk membuka satu restoran, perusahaan mewajibkan franchisee potensial memiliki aset likuid atau cair minimal USD $750.000.

Biaya awal, menurut McDonald’s, termasuk biaya konstruksi dan peralatan, rata-rata antara USD $955.708 dan USD $2,3 juta. Total tersebut ditentukan oleh geografi dan ukuran restoran, serta pemilihan peralatan dapur, papan nama, gaya dekorasi, dan lanskap, kata perusahaan itu lagi.

Waralaba harus membayar 40% biaya startup dengan uang tunai dan sumber daya lain yang tidak dapat dipinjamkan, sementara sisanya dapat dibiayai.

Selain biaya tersebut, seperti dikutip dari Business Insider, McDonald’s mengenakan biaya franchisee sebesar USD $45.000 dan biaya layanan bulanan yang terus berlanjut sebesar 4% dari penjualan kotor. Franchise juga harus membayar sewa kepada perusahaan, yang merupakan persentase dari penjualan bulanan.

Franchise secara historis membayar sekitar 8,5% dari harga sewa, walaupun beberapa membayar sebanyak 12%, menurut laporan Bloomberg 2013.

Biaya awal franchisee McDonald’s mirip dengan KFC, Wendy’s, dan Taco Bell.

Subway, sebagai perbandingan, jauh lebih murah, dengan biaya antara USD $116.000 dan USD $262.850, menurut perusahaan tersebut. Subway juga membutuhkan aset cair minimum hanya USD $30.000 sampai USD $90.000. (sumber: businessinsider.com)

Sekitar 80% restoran McDonald’s dimiliki dan dioperasikan oleh pemegang waralaba. Anda tidak akan diberi tahu tentang restoran apa yang tersedia untuk pembelian atau harga yang diminta untuk restoran sampai Anda berhasil menyelesaikan pelatihan Anda dan disetujui oleh McDonald’s untuk menjadi franchisee. (sumber: thebalance.com)

Jika Anda berniat membeli salah satu restoran yang ada, McDonald’s akan meminta Anda membayar penjual minimal 25% sebagai uang muka, dan pembayaran itu tidak boleh berasal dari hutang namun harus uang tunai.

Anda akan diizinkan untuk membiayai saldo seharga pembelian Anda, namun pinjaman Anda hanya bisa berlaku selama tujuh tahun atau kurang. Meskipun McDonald’s tidak berpartisipasi dalam pembelian atau pembiayaan Anda, namun McDonald’s memiliki pengaturan pinjaman yang menguntungkan yang tersedia melalui lembaga pinjaman nasional. Jika Anda akan membangun restoran baru, Anda memerlukan 40% investasi secara tunai, dan sisanya dapat dibiayai.

 

Sumber artikel:

businessinsider.com

thebalance.com

Sumber gambar:

smugmug.com