Atasan Anda mungkin adalah seorang yang pemarah, kurang peka terhadap perkembangan karir anak buahnya dan selalu mementingkan dirinya di atas semua orang. Tidak semua atasan bisa menjadi seorang pimpinan yang sempurna untuk Anda. Tetapi Anda tetap bisa menjadi karyawan yang cerdas dalam menerima dan menangani sikap atasan Anda yang tidak menyenangkan tersebut. Kenali beberapa tipe atasan di kantor dan cara mengani setiap tipe dengan tepat.

Atasan Yang Narsis

Narsis disini lebih diartikan sebagai keegoisan dari diri atasan yang hanya mau menjadikan dirinya lebih besar dari siapapun. Mereka hanya ingin mendengar betapa hebatnya mereka, dan mereka jarang meminta umpan balik mengenai kinerjanya karena mereka tidak percaya bahwa mereka pernah mempunyai kesalahan. Cara menangani tipe atasan seperti ini adalah dengan fokus mengikuti peraturan mereka dan coba perbaiki dengan penuh rasa empati. Beri mereka pujian atas nasehat yang mereka sudah berikan pada Anda juga buat mereka mendapat informasi tentang semua komunikasi yang Anda miliki dengan atasan dan/atau klien mereka. Mereka harus tahu dan merasa memegang kendali.

Tipe Hantu

Atasan tipe hantu adalah atasan yang peduli akan perkembangan karyawannya, namun tidak pernah hadir untuk mencoba memberikan pelatihan dan pengarahan. Mereka tidak sering memberi umpan balik dan jarang menjawab pertanyaan. Mereka tidak responsif via telepon, dan email dari mereka bersifat singkat dan sporadis. Penanganan atasan model begini adalah dengan cara terus bekerja keras dan memberi kompensasi dengan banyak berkomunikasi dengan tim Anda mengenai status proyek yang sedang berjalan. Anda harus punya banyak akal dan dapat temukan berbagai cara untuk mendapatkan informasi dan jawaban. Jika Anda tidak mendapat tanggapan dari satu atasan, carilah orang lain untuk memberi lampu hijau pada keputusan Anda.

Suka Sekali Berkata “Tidak”

Tidak, tidak, dan tidak. Bos dengan jenis kepemimpinan ini sering atau bahkan mungkin juga senang sekali menolak ide, gagasan, atau saran yang diberikan dari para karyawan yang bekerja untuknya, termasuk Anda. Untuk mengimbangi atasan yang seperti ini, Anda harus mengutarakan ide-ide Anda ke saluran yang lain. Tentunya Anda selalu mempunyai pilihan untuk menunggu sebentar, atau Anda bahkan bisa mendiskusikan hal ini dengan pemimpin yang lain. Anda bisa mulai dengan menyalurkan kreativitas dan gagasan baru Anda untuk memperbarui resume yang dimiliki saat ini.

Teman Baik

Bos tipe ini menginginkan karyawan mereka untuk mencintai mereka. Mereka ingin dimasukkan ke dalam obrolan yang hangat di kalangan karyawan dan diajak bersenang – senang setelah jam kerja. Kemungkinan besar juga, mereka dipromosikan dari dalam. Cara meladeni bos Anda yang demikian adalah bersikap jujur untuk memberi tahu mereka bahwa Anda juga menginginkan umpan balik langsung dan kritik yang membangun karena ini akan membantu Anda bertumbuh. Anda mungkin juga harus membantu mereka menetapkan batasan dengan Anda dan karyawan junior lainnya.

Sumber artikel:

https://www.themuse.com/advice/3-bad-boss-personalitiesand-how-to-deal-with-them
https://www.cnbc.com/2017/01/13/4-types-of-bad-bosses-and-how-to-handle-them.html

Sumber gambar:

http://blog.theideasmith.com/wp-content/uploads/2015/02/shutterstock_232588957.jpg