Pada tahap awal merintis startup, banyak pengusaha seringkali dihadapkan pada saat-saat yang membawa penyesalan dan penolakan lebih daripada saat dimana mereka melihat kesuksesan. Entah itu kegagalan untuk mengkonversi klien, gagal melakukan kesepakatan dengan investor, mempertahankan karyawan penting, tingkat pergantian karyawan yang terlalu tinggi, atau perbedaan dengan mitra bisnis mereka. Pengusaha yang mengalami hal – hal tersebut perlu merancang teknik untuk mengatasi kegagalan di tahap awal. Mereka perlu mengambil alih dan merevitalisasi tantangan berikutnya jika mereka ingin menyelamatkan startup pada tahap awal, yang berlangsung sekitar dua atau tiga tahun. Berikut adalah beberapa teknik yang dapat Anda gunakan sebagai wirausahawan untuk pulih dari semangat yang babak belur setiap hari selama periode tersebut.

Melakukan Obrolan Dengan Seorang Co-Founder

Sangat membantu jika seorang founder rajin untuk membicarakan masalah perusahaan dengan co-founder. Jika tidak – maka buatlah seorang karyawan terpercaya sebagai pendiri bersama Anda yang bisa Anda tunjuk sebagai dewan pendengar. Menyebarkan frustrasi atau penolakan pada pasangan / pasangan (jika memilikinya) mungkin tidak selalu menghasilkan hasil positif. Jika periode rendah berlangsung berbulan-bulan, terutama jika itu adalah produk yang Anda bangun, mitra Anda bisa mencapai titik kritisnya. Dan mungkin bukan hal yang baik untuk startup.

Jangan Abaikan Kesehatan Anda

Pergilah keluar dan berlarilah, joging, atau lakukan olahraga lain setiap hari (atau sesering mungkin). Jadikan itu rutinitas. Olahraga akan membuat tubuh Anda bugar dan pikiran tajam untuk menangani posisi terendah yang pasti akan terjadi di tahun-tahun awal pendirian startup.

Punyai Passion di Samping Startup

Penting untuk memiliki hobi – yang Anda sukai selain membangun startup Anda. Selalu membuat Anda tetap terlibat dan meningkatkan kepribadian Anda. Anda mungkin tidak maju dalam startup Anda – tapi hobi seperti musik, olahraga, atau bahkan panjat tebing bisa membuat Anda merasa tetap bersemangat dan mengurangi stres.

Tetap Dekat Dengan Keluarga Anda

Mereka akan menjadi dukungan emosional Anda dan tetap membantu Anda. Mitra bisnis Anda mungkin tidak ada untuk seumur hidup, tapi keluarga Anda, terutama orang tua atau saudara akan selalu ada untuk mendukung Anda.

Lakukan Networking

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa para pendiri startup pemula punya begitu banyak pertemuan dan pengusaha suka nongkrong di beberapa tempat? Itu karena pada acara ini mereka sadar bahwa banyak yang menyukai mereka juga ada di atas kapal yang bocor. Penelitian menunjukkan kesengsaraan bersama meningkatkan kepercayaan. Ini mengembangkan empati dan membuat mereka merasa bahwa mereka tidak sendirian dalam perjalanan yang sulit ini.

Aktifkan Terus Jalinan Pertemanan

Teman baik tidak akan pernah melupakan Anda saat Anda sedang down – kewirausahaan benar-benar menguji persahabatan. Dalam perjalanan ini Anda akan menemukan teman baru yang bisa bertahan seumur hidup.

Istirahat Sejenak

Setelah sebulan penuh kegagalan – dengan konversi klien, karyawan, dan investor, semua yang Anda butuhkan adalah beristirahat sejenak. Pergilah ke suatu tempat – ke gunung, pantai, atau bahkan kafe favorit Anda – dan introspeksi. Hidup bukan hanya urusan bisnis semata.

Rawatlah Hewan Peliharaan

Jika memungkinkan rawatlah hewan peliharaan – mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk memberi dukungan saat Anda sedang down. Hewan peliharaan yang lebih besar seperti kucing dan anjing bisa mendekat dan duduk di samping Anda – membelai mereka dapat membantu Anda mendapatkan kembali semangat kerja Anda.

Tontonlah Film

Dalam jumlah yang tepat, asupan inspirasi atau tawa mungkin dapat membawa perubahan yang baik. Tontonlah satu film saat ada kesempatan.

Bangun Lebih Awal di Pagi Hari

Sangat sedikit orang di planet ini yang bisa merasa sedih melihat matahari yang terbit. Jangan lupakan tidur tapi cobalah bangun pagi untuk menyambut sinar matahari dan buat ini menjadi satu rutinitas.

Menulislah

Membuat jurnal atau blog mungkin tidak hanya membantu Anda mengatasi masalah pada tahap awal pemasaran, operasi, atau perekrutan, namun blogging dan berbagi, akan membantu orang lain yang mungkin mencari bantuan selama perjalanan yang serupa.

Miliki Seorang Mentor

Mentoring dengan bijak disarankan oleh banyak orang di dunia startup yang telah menyelesaikan siklus beberapa kali. Tak heran bila milyarder seperti Ratan Tata, Travis Kalanick, dan Richard Branson meluangkan waktu untuk mementor pengusaha lain di tahap awal pendirian startup mereka.

Aktiflah di Media Sosial

Sebagai co-founder, menjadi aktif di media sosial tidak hanya akan membantu Anda membangun merek untuk startup Anda, tetapi juga menempatkan Anda sebagai pemimpin pemikiran pada banyak masalah yang mengganggu dunia saat ini. Ini akan membantu membangun koneksi dan juga berbagi perjalanan dengan orang lain.

Sumber artikel:

techinasia.com

medium.com

Sumber gambar:

entrepreneur.com