Tidak ada pertanyaan yang lebih mendasar terhadap keuangan pribadi daripada berapa banyak uang yang harus kita simpan sebagai tabungan dari penghasilan bulanan yang kita dapatkan. Tingkat persentase tabungan adalah batu penjuru hampir setiap keputusan lain tentang keuangan yang dapat Anda buat. Hal ini mempengaruhi segala keputusan besar finansial lainnya mulai dari membeli rumah hingga menabung untuk keadaan darurat serta pensiun.

Berapa banyak yang harus ditabung akan bervariasi berdasarkan keadaan. Orang yang berusia 20 tahun dengan sisa waktu hingga beberapa dekade sampai pensiun dapat menghemat dengan persentase lebih rendah dari pendapatannya daripada generasi baby boomer yang baru mulai menabung untuk pensiun. Menurut Charles Farrell, rasio uang yang ditabung berpengaruh untuk menangani tingkat tabungan berdasarkan usia, pendapatan, dan tabungan saat ini. Satu kekurangan terhadap pendekatannya adalah bahwa ia mengasumsikan usia pensiun tradisional. Namun, di zaman sekarang ini, banyak orang yang ingin pensiun dini.

Pendekatan yang berbeda untuk pertanyaan ini adalah berdasarkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kebebasan finansial. Dengan kata lain, berdasarkan tingkat tabungan tertentu dan asumsi tingkat pengembalian, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun cukup investasi untuk membiayai biaya hidup tahunan? Teori ini disebut sebagai Dana Kebebasan Finansial.

Menurut aturan 50/30/20 yang populer gagasan Senator Elizabeth Warren, Anda harus menabung sebesar 50 persen dari anggaran Anda untuk hal-hal penting seperti membayar sewa tempat tinggal dan makanan, 30 persen untuk pengeluaran diskresioner, dan setidaknya 20 persen untuk tabungan.

Mengapa harus 20 persen?

Menurut analisis, dengan asumsi Anda berada di usia 20-an atau 30-an dan dapat memperoleh pengembalian investasi rata-rata lima persen per tahun, Anda harus menghemat sekitar 20 persen dari penghasilan Anda untuk mendapat kesempatan mencapai kemandirian keuangan sebelum Anda terlalu tua untuk menikmatinya.

Ini masalahnya: Jika Anda ingin bekerja setiap hari sampai Anda mati, mungkin Anda tidak perlu menabung sebanyak itu. Tentu saja, Anda masih akan menginginkan liburan sesekali dan sesuatu dalam dana darurat jika mobil Anda mengalami kerusakan.

Di luar itu, bagaimanapun, kita menabung sehingga suatu hari kita tidak lagi harus bekerja untuk uang. Bagi sebagian besar dari kita, hari itu tidak akan datang selama beberapa dekade, tetapi ada orang-orang yang bekerja yang dapat mencapainya di usia sekitar 40 tahun atau bahkan 35 tahun.

Apa tujuan Anda menabung?

Kemandirian finansial yang sejati berarti Anda dapat mempertahankan gaya hidup yang Anda pilih sepenuhnya dari minat dan dividen investasi Anda. Itulah sejatinya tujuan Anda menabung sebesar 20 persen setiap bulannya.

Bagaimana jika Anda tak mampu menabung hingga 20 persen penghasilan Anda?

Mulailah dengan jumlah yang kecil. Mulai dengan 1 persen. Ketika itu bisa Anda lakukan, naik ke dua persen, atau bahkan tiga persen. Mungkin Anda mencapai 5 persen, dan itu terasa cukup bagus. Mungkin Anda mengambil lompatan gila sebesar 10 persen, dan itu membuat Anda stres dan merasa diikat, sehingga Anda mengurangi skalanya. Ini adalah proses, memberi dan menerima secara harfiah.

Melalui itu semua, pertahankan tujuan 20 persen itu dalam pikiran Anda. Itu akan membuat Anda tidak mudah berpuas diri. Setiap kali Anda mendapat kenaikan gaji, tingkatkan jumlah tabungan Anda! Anda baik-baik saja tanpa uang itu sebelumnya, dan Anda tidak boleh melewatkannya jika Anda tidak pernah terbiasa memilikinya.

Bacaan lain:
Ingin resign baik-baik? Simak tips berikut ini
Tanggal Tua? Cukup 50 Ribu Sehari!
Cari kerja sama susahnya seperti cari jodoh, kata siapa?

Sumber artikel:
moneyunder30.com
forbes.com

Sumber gambar:
amansquest.com