Mencari sebuah pekerjaan memang terkadang membutuhkan proses panjang sebelum Anda benar-benar menemukan yang cocok. Seringkali pencarian kerja diibaratkan seperti melakukan pencarian akan seorang jodoh yang bisa berarti sangat sulit. Akan tetapi, benarkah demikian? Zaman sudah berubah, dan proses pencarian kerja juga turut berubah seiring dengan perkembangan zaman. Berikut adalah beberapa fakta seputar pencarian kerja yang perlu Anda ketahui di zaman digital seperti sekarang ini.

Google akan memainkan peran penting dalam proses pencarian kerja dan perekrutan

Google dengan Google Hire berusaha memegang kunci dalam mengatur proses pencarian kerja di zaman serba teknologi seperti sekarang.

Susan P. Joyce dari Job-Hunt.org mengatakan bahwa ketika nanti Google Hire diluncurkan dengan fitur lebih lengkap, ribuan perusahaan kecil akan mulai memanfaatkannya untuk mendistribusikan pekerjaan dan menggunakannya sebagai Applicant Tracking System (ATS). Google akan menggunakan AI untuk mencocokkan kandidat dengan peluang untuk direkrut. Penggunaan Google untuk mencantumkan informasi gaji pokok dalam posting pekerjaan sebagai elemen untuk penempatan kerja di Google for Jobs akan menyamakan bidang permainan kompensasi. Tambah lagi, menurut survei yang dilakukan Glassdoor, tiap satu lowongan kerja yang ada di Google atau web pada umumnya mendapatkan sekitar 250 resume pelamar, meskipun hanya 4 hingga 6 orang yang diundang untuk wawancara. Bayangkan saja berapa banyak lagi resume yang bisa didapat jika Google Hire nanti sudah diimplementasikan secara luas.

Lakukanlah sesuatu yang sederhana seperti networking baik online atau offline untuk membangun koneksi dari sekarang karena koneksi tersebut nantinya bisa membuka peluang Anda pada karir impian meskipun banyak saingan sesama pencari kerja.

Membangun personal branding melalui media sosial

Di zaman digital ini, tidak mengherankan apabila LinkedIn dan media sosial lain mulai dimanfaatkan oleh profesional sebagai ajang unjuk diri dan membentuk personal branding.

Seperti yang dituturkan oleh Arlene Donovan dari Turning Point Coaching LLC, profil dan data yang Anda masukan di LinkedIn dan media sosial lain bisa digunakan sebagai dokumen cara pemasaran baru yang akan menunjukkan pemahaman kandidat tentang tren di industri. Juga akan ada kebutuhan untuk kata kunci yang terdaftar di profil LinkedIn dan dinyatakan dalam semua materi pemasaran. Faktanya, masih menurut survei Glassdoor, 79 persen dari para pencari kerja yang mereka survei mengatakan bahwa mereka mencari kerja dengan menggunakan media sosial. Angka tersebut akan meningkat menjadi 86 persen yang mayoritas akan didominasi oleh para pencari kerja muda yang pengalaman kerjanya masih kurang dari 10 tahun.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk tidak memposting hal-hal yang kurang pantas di media sosial dan mulailah aktif membangun personal branding Anda dengan hal-hal yang positif.

Mencari kerja sangat mudah bagi generasi milenial

Seiring dengan pergantian generasi sekarang, generasi milenial dinyatakan akan mulai mendominasi dunia pekerjaan di berbagai perusahaan, khususnya perusahaan baru atau startup dan industri teknologi.

Dengan sedikit keahlian membuat video dan berinteraksi secara online melalui berbagai platform digital, kaum milenial tentunya akan dengan mudah menarik hati banyak perekrut untuk ikut bersaing di era digital. Meskipun demikian, bagi para generasi milenial, mencari kerja bukan hanya masalah gaji besar saja. Data dari glassdoor menunjukkan bahwa kaum milenial menuntut 3 hal dalam pekerjaan mereka yaitu pertumbuhan kemampuan, budaya di tempat kerja, dan manfaat pensiun.

Sebagai generasi yang paling familiar dan fasih dalam penggunaan teknologi, inilah mengapa para kaum milenial mendapat banyak keuntungan dalam persaingan mencari kerja.

Mencari kerja tidak sesulit mencari jodoh!

Tentu saja! Memang mencari kerja di zaman digital berbeda dan juga makin menantang dengan makin ketatnya persaingan yang ada. Namun, bukan berarti mencari kerja itu sulit. Ada banyak jasa yang dapat Anda gunakan untuk membantu mencari kerja secara lebih cepat dan mudah. Misalnya saja jasa headhunter. Perusahaan-perusahaan penyedia jasa headhunting dapat membantu Anda melakukan proses pencarian kerja secara lebih efisien karena, faktanya, menurut survei collingwoodsearch.co.uk, masih ada sekitar 80 persen lowongan pekerjaan di luar sana yang tak pernah diiklankan secara publik lewat platform pencarian kerja baik online maupun offline. Inilah mengapa sangat penting bagi ANda untuk terus berinteraksi dengan headhunter.

Oleh karena itu, gunakan jasa headhunter sekarang juga!

Sumber:
financialpost.com
linkedin.com
themuse.com
forbes.com
businessnewsdaily.com
inc.com
collingwoodsearch.co.uk
melanmag.com