CEO Twitter dan Square, Jack Dorsey, memprediksi bahwa bitcoin akan menjadi mata uang tunggal internet dalam waktu dekat, menurut The Times of London. (sumber: CNBC.com)

“Seluruh dunia pada akhirnya nanti akan memiliki mata uang tunggal, internet akan memiliki mata uang tunggal. Saya pribadi percaya bahwa itu mata uang tunggal tersebut adalah bitcoin,” kata Dorsey dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Rabu. Itu akan terjadi “mungkin lebih dari sepuluh tahun lagi, namun bisa juga akan lebih cepat.”

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Bitcoin telah berevolusi dengan cepat dari objek bunga sampingan menjadi aset yang diperdagangkan secara global dengan produk derivatif di pasar berjangka terbesar di dunia. Mata uang kripto melonjak dari yang tadinya bernilai kurang dari $1.000 pada awal tahun lalu bernilai di atas $19.000 pada bulan Desember. Bitcoin diperdagangkan di atas nilai $9.000 pada hari Rabu pagi lalu.

Pada akhir Februari 2018, Dorsey sebelumnya mengatakan bahwa Square akan fokus untuk mengembangkan lebih banyak pilihan untuk berinteraksi dengan bitcoin melalui Cash App mereka serta menyebutnya sebagai “teknologi transformasi untuk industri kami.” (sumber: cointelegraph.com)

Lebih lanjut, Dorsey juga mengatakan kepada The Times bahwa ia tidak percaya bahwa saat ini BTC memiliki kemampuan untuk menjadi mata uang yang efektif, yaitu sebagai alat tukar.

“Mata uang tersebut lambat dan mahal, tetapi karena semakin banyak orang memilikinya, semua itu akan hilang. Ada teknologi yang lebih baru yang akan membangun blockchain dan membuatnya lebih mudah untuk dimengerti dan digunakan,” ungkapnya lagi.

Seperti dikutip dari cointelegraph.com, pekan lalu, Lightning Labs, pengembang Lightning Network (LN), merilis implementasi LN Bitcoin pertama yang telah siap, membuat transaksi BTC gratis dan instan yang lebih dekat dengan kenyataan. Dorsey telah berpartisipasi dalam investasi dana senilai $2,5 juta, seperti yang dilakukan oleh pencipta Litecoin (LTC), Charlie Lee.

 

Sumber artikel:

CNBC.com

cointelegraph.com

Sumber gambar:

zerohedge.com