Menjadi orang yang tepat untuk suatu pekerjaan cenderung melibatkan lebih dari sekedar memiliki keahlian yang kuat dan passion untuk bidang tersebut karena semakin banyak perusahaan ingin menemukan seseorang yang memiliki kecocokan budaya dengan perusahaan tersebut. Arti dari hal ini bervariasi di berbagai organisasi dan industri, tetapi ini menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa kuat pengalaman kerja yang tertera resume Anda, seberapa baik jawaban pada wawancara Anda, jika Anda tidak dianggap pas dengan budaya perusahaan, Anda mungkin tidak akan mendapatkan tawaran pekerjaan.

Namun, karena kesesuaian dengan budaya tersebut bisa sulit untuk ditentukan melalui beberapa wawancara atau pertemuan tatap muka saja, banyak kandidat bergabung tanpa tahu bahwa sebenarnya mereka tidak cocok dengan budaya di perusahaan tersebut. Lalu apa yang harus diperbuat jika itu yang terjadi?

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan jika tidak cocok dengan kebudayaan di tempat kerja dan ditolak untuk suatu posisi yang sudah Anda incar sejak lama.

Identifikasi apakah masalah Anda bersifat internal atau eksternal

Saat mengevaluasi situasi masalah Anda, penting untuk mengetahui apakah perasaan Anda sebagai orang yang tak cocok dengan budaya kantor tersebut bersifat internal (yaitu masalah dengan cara Anda memandang diri sendiri) atau eksternal (yaitu masalah dengan cara orang lain melihat Anda). Jika Anda cenderung terlalu banyak berpikir, atau terlalu bergantung pada hal-hal seperti popularitas dan kekerenan, masalah Anda mungkin berada di kepala Anda. Dalam hal ini, Anda sebaiknya mulai belajar meningkatkan harga diri Anda sendiri daripada menyesuaikan perilaku Anda dengan budaya yang ada.

Ketahui penyelesaian masalah yang akan berhasil dan yang tidak

Bila Anda merasa tidak cocok, sulit menentukan di mana letak masalah Anda. Untuk mengatasi hal ini, pelatih kepemimpinan Marian Thier merekomendasikan satu kegiatan secara khusus.

“Ketika klien mengatakan bahwa mereka tidak cocok dengan rekan kerja mereka, pertama-tama saya meminta mereka untuk menggambar lima lingkaran konsentris dan memasukkan nama semua orang yang mereka tangani setidaknya setiap minggu. Kemudian mereka menggambar panah untuk menunjukkan bagaimana informasi mengalir antara klien dan orang lain, ”kata Thier. “Akhirnya mereka mewarnai panah merah untuk hubungan yang sulit dan hijau untuk yang mudah.”

Sementara naluri Anda mungkin berfokus pada apa yang salah, Thier merekomendasikan untuk memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk menangani masalah yang ada.

“Klien saya menilai bagaimana hubungan mereka yang ditandai panah hijau berjalan, apa yang harus terus dilakukan secara sadar dan konsisten, apa yang harus dilakukan lebih banyak / lebih dikurangi dari dan bagaimana menjadi mawas diri. Setelah hubungan dapat berkembang ke arah yang lebih baik, hubungan yang bertanda panah warna merah bisa Anda abaikan atau minimalisir jika memungkinkan, ”Thier menjelaskan. “Idenya adalah untuk memperkuat hubungan yang solid, yang secara bertahap akan menciptakan rasa memiliki atau memperjelas bahwa itu bukan tempat yang tepat untuk Anda.”

Keluarlah dari zona nyaman Anda

Penjelasan lain yang mungkin menjelaskan alasan untuk ketidaknyamanan Anda di tempat kerja bisa jadi hanya karena Anda tidak cukup berani untuk keluar dari zona nyaman Anda. Jika demikian, cobalah cari kesamaan dengan rekan kerja Anda yang lain. Mintalah mereka makan siang bersama untuk mengenal mereka dengan lebih baik. Mengambil inisiatif dalam situasi ini dapat membuat Anda tampak lebih mudah didekati dan menciptakan peluang untuk lebih terhubung dengan rekan sekerja, ”kata Goodbar.

Amati dan tiru

Anda tidak perlu merasa tertekan untuk mengubah siapa diri Anda yang sesungguhnya untuk menyesuaikan diri, tetapi beberapa penyesuaian pada gaya komunikasi Anda dapat membantu membuat orang lain merasa nyaman. Jika Anda berasal dari lingkungan yang lebih kompetitif di mana bersaing dengan anggota tim lebih dihargai, misalnya, cara Anda berinteraksi dengan rekan-rekan di sana mungkin tidak cocok di bandingkan dengan kantor yang lebih kolaboratif.

Mintalah bantuan

Mintalah bantuan kepada rekan atau teman tepercaya, meskipun mereka tidak bekerja di perusahaan tempat Anda bekerja. Mereka mungkin dapat menawarkan perspektif, saran, atau setidaknya, telinga yang mendengarkan dengan simpatik.

 

Sumber gambar:

inc.com

glassdoor.com

themuse.com

Sumber gambar:

jennifergrantinternational.com