Spotify, sebuah perusahaan penyedia jasa streaming musik gratis yang didirikan di Stockholm pada tahun 2006 oleh Daniel Ek dan Martin Lorentzon, kembali memberikan sesuatu yang baru untuk para penggunanya. Kali ini, fitur tersebut bahkan bisa dinikmati pengguna Spotify gratis.

Saat ini jumlah pengguna Spotify mencapai 75 juta orang. Nah, munculnya fitur baru ini diharapkan dapat mendongkrak kekuatan basis konsumen. Apa saja sih, fitur baru yang dimaksud? Berikut ulasannya untuk Anda.

Fitur playlist on-demand

Spotify ingin agar semua pengguna, termasuk pengguna gratis, mampu mengontrol musik yang ingin mereka dengarkan. Dengan fitur ini, pengguna bisa menemukan artis-artis baru, maupun musik-musik favorit yang lama.

Ada 15 playlist baru berisi lagu terbanyak berdasarkan permintaan. Pengguna dapat memutar trek apa pun pada daftar yang sudah dikurasi oleh Spotify, tanpa harus melompati trek tertentu maupun menunggu shuffle untuk bisa menemukan musik yang disukai.

Spotify pun menyodorkan berbagai daftar putar, mulai dari RapCaviar dan Viva Latino, hingga Ultimate Indie dan Alternative R&B. Pelanggan dapat melakukan personalisasi terhadap daftar putar Discover Weekly, Release Radar, dan Daily Mix.

Personalisasi

Jumlah pengguna aktif bulanan Spotify telah menembus angka seratus juta orang. Dari jumlah tersebut, sejumlah 30 juta pengguna tercatat sebagai pelanggan yang membayar untuk menikmati streaming musik tersebut.

Mayoritas pengguna yang tidak membayar untuk mendengarkan musik via aplikasi ini, kini dimanjakan dengan akses ke lagu favorit. Selain itu, pencarian musik baru pun dibuat lebih sederhana. Anda juga bisa melakukan personalisasi.

Saat mendaftar, Spotify akan mendata artis-artis pilihan Anda. Kemudian, Anda akan menerima playlist yang disesuaikan dengan preferensi Anda. Playlist baru seperti Daily Mix pun dapat Anda sesuaikan. Jajaran musik pada playlist tersebut bisa diakses pada layar utama dan akan selalu diperbarui berdasarkan riwayat pemutaran musik Anda.

Hemat data mobile

Para pengguna Spotify sebelumnya harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit karena streaming data seluler menguras banyak kuota data. Spotify memberikan solusi melalui Data Server. Dengan fitur ini, para pengguna bisa menikmati musik lewat aplikasi tersebut dengan penggunaan data seluler yang efisien.

Playlist pribadi

Sebelumnya, pengguna Spotify harus menjadi pelanggan layanan berbayar untuk bisa menikmati fasilitas ini. Sekarang, para pengguna gratis pun bisa menyusun playlist masing-masing. Anda cukup memberikan nama untuk daftar putar, melakukan pencarian untuk judul lagu atau musik tertentu, dan menambahkannya ke dalam playlist.

Saat Anda menyimpan lagu ke dalam daftar putar, Spotify akan terus menyodorkan lagu-lagu lain yang sesuai dengan minat Anda.

Mungkin pengguna layanan Spotify berbayar akan merasa kecewa dan dirugikan dengan kemunculan fitur-fitur baru ini bagi pengguna gratis. Jadi, mana yang Anda pilih, menjadi pelanggan untuk layanan berbayar Spotify, atau pengguna gratis?

Sumber:
spotify.com
era.id
mirror.co.uk
techcrunch.com
cnnindonesia.com
channelnews.com
edmtunes.com