Anda bisa tebak jumlah pengguna media sosial saat ini? Seperti dilansir brandwatch.com, ada total 4,2 miliar pemakai Internet dengan 3,03 miliar pengguna aktif media sosial. Para pengguna rata-rata memiliki setidaknya tujuh akun media sosial.

Facebook mencatatkan 500 ribu pengguna baru setiap hari. Sementara itu, jumlah akun Twitter yang aktif sudah menyentuh angka 328 juta. Sebanyak 500 juta kicauan terkirim dalam satu hari. Artinya, ada 6.000 twit per detik!

Sadarkah Anda, konten yang diunggah melalui media sosial, sebenarnya mencerminkan kepribadian pemilik akun? Berikut ini karakter para pengguna media sosial yang bisa Anda cermati, berdasarkan postingan mereka.

Self-esteem yang rendah dan umbaran kemesraan

Orang dengan kepercayaan diri yang rendah lebih sering memposting pembaruan status tentang pasangan dan hubungan romantis mereka saat ini.Temuan tersebut dipaparkan para psikolog dari Universitas Brunel London. Tim psikolog melakukan survei terhadap 555 pengguna Facebook dan menganalisa kepribadian serta topik-topik postingan mereka di media sosial.

Si serius dan topik tentang anak-anak

Dosen psikologi dari Universitas Brunel London, Dr. Tara Marshall, terkejut begitu mengetahui adanya korelasi tingkat keseriusan seseorang dari unggahan mereka di media sosial. Ia menyebut, karakter seseorang yang serius dapat tercermin dari unggahannya mengenai anak-anak.

Pamer kegiatan olahraga si narsis

Sementara itu, postingan seseorang tentang aktivitas mereka berolahraga di pusat kebugaran, ternyata mencerminkan kepribadian narsis. Unggahan “pamer fisik” memang mengundang banyak likes. Namun, si pengunggah tidak pernah tahu kan, jika sebenarnya diam-diam ada yang tidak menyukainya, mesti dia mendapat banyak likes?

Satu individu dengan beberapa tipe karakter

Karakter seseorang yang rumit juga bisa dilihat dalam beragamnya tipe postingan di media sosial mereka. Ada seorang pengguna yang sekaligus memiliki kepribadian narsis, visionaris, hingga menebar kebencian dengan mengumpat dan mengkritik semua hal di media sosial.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan media sosial, karena pihak human resources department (HRD) kantor Anda bisa jadi melakukan “patroli”. Seperti dilansir brilio.net, HRD bisa mengetahui keseharian pelamar kerja maupun karyawan, melalui postingan foto-foto dari kegiatan di luar kantor. Ada baiknya Anda pikir dua kali sebelum terlalu sering mengunggah foto clubbing. HRD akan berpikir ulang untuk merekrut Anda, karena khawatir kesenangan Anda di luar kantor akan mengganggu performa kerja.

Sumber:
phys.org
postplanner.com
huffingtonpost.com
psychologytoday.com
powerofpositivity.com
brilio.net