Bulan Mei sebentar lagi tiba! Berdasarkan data yang dirilis perusahaan penyedia jasa layanan perekrutan international, Executives Online dari penelitian selama sepuluh tahun, bulan Mei mencatatkan jumlah terbanyak pencarian kerja. Selain Mei, para profesional aktif melakukan pencarian kerja pada bulan November, Desember, dan Januari. Nah, karena bulan depan menjadi saat yang ideal untuk mencari lowongan pekerjaan, silakan ikuti beberapa tips dan trik mencari kerja berikut ini agar Anda berhasil.

Poles resume Anda

Buatlah resume dengan menyesuaikan dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar. Luangkan waktu untuk menyempurnakan resume, curriculum vitae, serta portofolio Anda agar lebih “menjual”. Pastikan Anda menyertakan informasi mengenai pendidikan, pengalaman kerja, serta keterampilan. Jangan lupa, tulis surat pengantar atau cover letter yang unik untuk setiap posisi, yang menjelaskan kekuatan Anda bagi jabatan yang dilamar.

Tunjukkan bahwa Anda layak mendapatkan pekerjaan tersebut, meski bisa saja, latar pendidikan Anda tidak sesuai. Berdasarkan hasil survei yang dirilis situs pencari kerja CareerBuilder, satu dari tiga orang (36 persen) bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang akademis. Setelah menyempurnakan resume Anda, siapkan juga dokumen-dokumen terkait yang dibutuhkan.

Ikuti berbagai kursus untuk mengembangkan kemampuan

Ikutilah berbagai kursus online untuk memperkuat resume Anda. Hasil survei CareerBuilder memperlihatkan, lebih dari separuh (53 persen) pengusaha mengatakan resume belum cukup memberikan informasi kandidat pekerja. Perusahaan ingin melihat surat pengantar, portofolio, rekomendasi, bagjan tautan ke profil pelamar di media sosial.

Jadi, tidak ada salahnya untuk mengambil berbagai kursus online, yang menambah keterampilan Anda. Selain itu, perusahaan akan melihat Anda sebagai sosok yang termotivasi dan selalu ingin mempelajari hal baru untuk mengembangkan diri dan mendapatkan pekerjaan yang tepat.

Miliki akun LinkedIn dan jelajahi fitur-fiturnya

Dalam beberapa tahun terakhir, proses pencarian kerja dan LinkedIn menjadi hal yang tak terpisahkan. Perusahaan semakin gencar memanfaatkan pencarian di Internet untuk menjaring kandidat karyawan berpotensi. Jika Anda tidak memiliki situs personal, profil di LinkedIn bisa menjadi opsi.

Oleh karena itu, luangkan waktu untuk membuat akun serta melengkapi profil di LinkedIn, yang memperlihatkan pengalaman dan keterampilan Anda. Bahkan, Anda bisa meminta teman-teman yang terhubung di LinkedIn untuk memberikan rekomendasi profesional serta endorsement.

Alokasikan waktu untuk melakukan pencarian kerja

Proses perekrutan telah berkembang sehingga memakan waktu lebih lama dibandingkan yang pernah ada sebelumnya. Berdasarkan survei CareerBuilder, setiap pelamar membutuhkan rata-rata dua bulan dalam proses pencarian kerja hingga menerima penawaran dari perusahaan.

Lamanya proses rekrutmen bergantung pada bidang dan lokasi pekerjaan. Bisa jadi, proses yang dibutuhkan ternyata lebih lama lagi. Oleh karena itu, alokasikan waktu utnuk melakukan pencarian kerja dan mengirimkan lamaran. Yang penting, tetaplah bersikap positif jika Anda belum mendapat penawaran dari perusahaan.

Sumber:
forbes.com
workopolis.com
themuse.com
inc.com
businessinsider.com
blackenterprise.com
buzzsouthafrica.com