Tahukah Anda, peringatan 1 Mei sebagai hari buruh internasional atau dikenal dengan sebutan May Day sangat erat kaitannya dengan suatu peristiwa sejarah? Inilah yang mendasari ribuan buruh berdemonstrasi di setiap pusat pemerintahan pada tanggal tersebut setiap tahunnya. Tak jarang mereka membawa pula atribut dalam unjuk rasa untuk menunjukkan solidaritas sesama buruh. Lalu, seperti apa sih sejarah yang mendasari adanya Hari Buruh Internasional tersebut?

Periode kerja buruh 20 jam sehari

Hari Buruh Internasional atau May Day dicetuskan pada tahun 1806, yang ditandai pemogokan pekerja di Amerika Serikat untuk kali pertama. Yang melakukan prakarsa adalah pekerja Cordwainers, sebuah perusahaan pembuat sepatu, dengan menggelar mogok kerja. Akhirnya, kasus ini dibawa ke pengadilan untuk diproses secara hukum. Di sinilah terungkap fakta bahwa di masa tersebut, buruh benar-benar diperlakukan tidak manusiawi. Waktu kerja mereka tiap hari berkisar 19 hingga 20 jam. Mereka seakan tak memiliki kehidupan di selain bekerja. Jam istirahat pun sedikit dan memmbuat mereka rentan terserang penyakit.

Lho, mengapa tanggal 1 Mei yang dipilih? Tanggal tersebut dipilih karena mereka terinspirasi kesuksesan aksi buruh di Kanada tahun 1872. Tuntutan buruh Kanada agar jam kerja menjadi delapan jam sehari dan mereka berhasil dikabulkan pemerintah setempat. Kemudian, peraturan delapan jam kerja di Kanada resmi diberlakukan mulai tanggal 1 Mei 1886.

Selanjutnya, parade Hari Buruh pertama digelar pada 5 September 1982 di kota New York, yang diikuti 20 ribu peserta. Mereka membawa spanduk-spanduk bertuliskan tuntutan untuk mendapatkan delapan jam kerja, delapan jam istirahat, dan delapan jam rekreasi. Tuntutan jam kerja yang mengukir sejarah perjuangan kelas pekerja dunia dan berhasil dibahas dalam kongres internasional pertama di Jenewa, Swiss tahun 1982.

Tragedi Haymarket

Selain sejarah parade dan unjuk rasa atas periode kerja 20 jam sehari, tragedi Haymarket juga mendasari peringatan Hari Buruh Internasional. Pada 1 Mei 1886 yang merupakan tanggal pertama diberlakukannya delapan jam kerja di Kanada, sekitar 400 ribu buruh di Amerika Serikat (AS) menggelar demonstrasi besar-besaran yang juga menuntut adanya pengurangan jam kerja. Pada tanggal 4 Mei 1886, polisi AS menembaki para buruh pengunjuk rasa. Ratusan buruh tewas dalam peristiwa tersebut. Insiden ini dikenal sebagai tragedy Haymarket karena terjadi di Bundaran Lapangan Haymarket, Chicago, AS.

Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, Hari Buruh telah diperingati sejak tahun 1920. Namun, semasa Orde Baru, aksi tersebut dikategorikan aktivitas subversif. Pasa masa tersebut, May Day dikonotasikan dengan ideologi komunis sehingga dilarang. Kemudian, pada tahun 2013 pemerintah menjadikan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei sebagai hari libur nasional dan terelalisasi mulai 2014.

Setelah membaca penjelasan tentang sejarah Hari Buruh Internasional, bagaimana tanggapan Anda? Hingga kini Hari Buruh di Indonesia diperingati di kota-kota besar sebagai penghormatan terhadap buruh yang tewas dalam aksi demonstrasi di masa lalu, sekaligus sebagai wujud solidaritas. Kebanyakan, tuntutan dalam orasi para demonstran berkaitan dengan kesejahteraan dan penghapusan sistem outsourcing.

Sumber :

kompas.com
sejarahri.com
unjkita.com