Apakah nomor ponsel prabayar seluler Anda tidak bisa lagi digunakan? Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memang mengeluarkan kebijakan pemblokiran total untuk para pelanggan yang tidak melakukan registrasi hingga pukul 24.00 pada 30 April  2018. Jadi, coba Anda ingat-ingat, apakah Anda lupa melakukan registrasi?

Blokir total

Pemerintah menonaktifkan semua layanan nomor prabayar seluler yang belum terdaftar, mulai 1 Mei 2018. Para pelanggan pun tidak bisa lagi memakai nomor mereka untuk melakukan registrasi ulang, baik secara individual melalui SMS ke nomor 4444 maupun kanal lain. “Seluruh nomor lama yang belum diregistrasikan ulang pada batas waktu tersebut akan diblokir secara total,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo melalui keterangan resmi.

Kementerian Kominfo melakukan pemblokiran setelah memberikan kesempatan berbulan-bulan bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran nomor ponsel mulai Oktober 2017. Para operator seluler pun sudah memberikan layanan bantuan bagi mereka yang kesulitan melakukan registrasi.

7 bulan waktu registrasi

Kementerian Kominfo pertama kali mengumumkan kewajiban para pelanggan untuk melakukan pendaftaran nomor prabayar pada akhir Oktober 2017. Masyarakat pun diberikan waktu hingga 8 Februari 2018, yang akhirnya diperpanjang sampai dengan 30 April 2018. Untuk melakukan registrasi, pelanggan hanya diminta menyiapkan nomor induk kependudukan (NIK) serta nomor kartu  keluarga (KK) yang sah. Operator-operator seluler termasukTelkomsel. XL, Indosat Ooredoo, dan Tri pun menyediakan tautan khusus di situs mereka untuk memudahkan registrasi pelanggan.

Perlindungan konsumen

Memang sih, pelanggan harus meluangkan waktu untuk melakukan proses ini. Namun, jika pemerintah memiliki maksud baik, ya masyarakat memang wajib melakukannya. Sebenarnya, apa sih tujuan dari proses registrasi yang diminta pemerintah ini? Kementerian Kominfo menjelaskan, pendaftaran nomor berbayar akan memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat dari berbagai tindak kriminal, termasuk terorisme, pemerasan, penipuan, serta kejahatan di internet.

Kementerian Kominfo pun telah mengimbau masyarakat untuk menjaga identitas pribadi dan tidak sembarangan memberikannya kepada orang lain. Jangan sampai ada pihak-pihak tak bertanggungjawab yang mencatat data NIK, nomor KK. Kementerian Kominfo juga meminta operator untuk mengawasi distribusi kartu seluler dan menjamin setiap gerai melakukan registrasi serta aktivasi nomor secara benar.

Sekarang, waktu yang diberikan pemerintah bagi masyarakat untuk melakukan registrasi nomor seluler prabayar sudah selesai. Jadi, jika nomor Anda terblokir dan Anda tidak bisa lagi memakai ponsel untuk melakukan dan menerima panggilan, mengakses WhatsApp, media sosial, maupun sekedar berkirim SMS karena lupa melakukan registrasi, maka mau tak mau Anda harus membeli nomor yang baru.

Sumber:

Siaran Pers No.101/HM/KOMINFO/04/2018
Siaran Pers No. 66/HM/KOMINFO/03/2018
kominfo.go.id