Ada tekanan pada para profesional yang berada di puncak posisi mereka untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang datang kepada mereka.

Namun, sama seperti halnya Anda tidak akan berkencan dengan setiap orang yang meminta kencan kepada Anda, Anda harus menunjukkan tingkat ketegasan tertentu akan hal mana saja yang pantas mendapat perhatian penuh Anda.

Aturan praktis yang dapat diikuti dalam hal ini adalah mempertimbangkan apakah peluang baru itu menyebabkan lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif bagi Anda. Jika kesempatan baru itu bisa merusak diri atau jiwa Anda, janganlah Anda menerimanya. Anda akan bahagia jika dapat lebih sering berkata ‘tidak’ pada hal – hal yang memang tidak membuat Anda tertarik.

Berikut adalah beberapa kesempatan di mana Anda dapat dengan leluasa berkata ‘tidak’.

Kesempatan Yang “Sempurna”

Menurut Dan Schulman, setelah Obama kalah bersaing untuk dapat berada di Kongres pada tahun 2000, ia kemudian mendapat kesempatan wawancara untuk pekerjaan dalam menjalankan Yayasan Joyce yang bergengsi dan progresif di Chicago. Pekerjaan tersebut akan membayarnya dalam jumlah uang enam angka dan termasuk juga memberinya fasilitas lainnya seperti keanggotaan klub negara.

Banyak orang akan melihat peluang ini sebagai kesempatan emas setelah kegagalan publik Obama. Namun Obama tahu dalam hatinya bahwa ia belum selesai dengan politik dan itulah mengapa Obama mengaku “sengaja memberikan performa buruk dalam wawancara.”

Jika ada kesempatan yang jatuh di pangkuan Anda tetapi tidak sesuai dengan apa yang menjadi nilai yang Anda pegang secara pribadi, Anda dapat dan harus berani berkata ‘tidak’.

Waktu Anda Selalu Terbatas Jumlahnya

Komitmen Anda untuk mencapai keunggulan mengharuskan Anda mengatakan tidak karena ada jumlah jam yang terbatas dalam satu hari dan akan selalu begitu.

Waktu tidak akan mengizinkan Anda untuk mengatakan ya kepada semua orang: tentu saja, Anda ingin melayani di organisasi non-profit, atau mungkin mengajar anak yang sangat kurang mampu, tetapi jika Anda ingin melanjutkan semua tugas lain yang telah terhubung dengan diri Anda, maka haruslah Anda berani berkata tidak.

Itu tidak membuat Anda menjadi orang jahat. Itu menjadikan Anda seorang yang ahli strategi.

Berkata Ya Terus Akan Membuat Anda Tak Punya Waktu Untuk Melakukan Hal Yang Anda Suka

Memiliki hobi atau aktifitas yang dapat memberi Anda semangat di luar pekerjaan tentulah amat penting. Namun, jika kesempatan karir baru yang Anda dapat menyita banyak waktu dan membuat Anda tak lagi dapat melakukan hobi, maka sudah seharusnya Anda berani menolaknya dengan berkata ‘tidak’.

Selalu Berkata Ya Dapat Membuat Anda Benci Akan Hal Yang Anda Cintai

Ingat hal-hal yang Anda dulu selalu senang kerjakan? Entah bagaimana hal – hal tersebut sekarang tampak seperti tugas berat yang membuat kesal. Mengatakan ‘ya’ terlalu sering telah membuat Anda jadi sungkan untuk melakukan pekerjaan yang dulu Anda cintai dan banggakan.

Mungkin Anda senang memasak atau membuat desain grafis karena Anda memiliki bakat untuk hal tersebut. Namun, banyak orang jadi senang meminta bantuan Anda karena mereka tahu Anda berbakat. Jujurlah pada diri Anda sendiri. Jika memang Anda tak dapat selalu membantu mereka, katakan tidak. Anda bukan orang jahat jika sering berkata ‘tidak’ tapi orang yang logis karena waktu Anda juga jumlahnya terbatas dan tak mungkin untuk membantu semua orang dalam satu waktu seorang diri saja.

Sumber artikel:

inc-asean.com

finerminds.com

Sumber gambar:

nocookie.net