Pada 10 Maret 2018, Ekrut mengadakan sebuah seminar bertema finansial yang diberi judul “Investment for Millennials”. Seminar ini mengambil lokasi di¬†Avenue8 Coworking Space di Parama Building daerah Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Acara ini menyajikan materi tentang investasi bagi generasi milenial yang disajikan secara menarik oleh ketiga orang pembicaranya, yaitu Jason Gozali, William Prasetyo, dan Ken Handersen.

Tujuan dibuatnya acara semacam ini adalah untuk memotivasi para anak muda, dari generasi milenial tentunya, untuk mulai bermain dan berinvestasi saham. Salah satu alasan mengapa para anak muda perlu mulai dimotivasi supaya berani bermain saham adalah karena 60 persen dari saham merupakan yang dimiliki Indonesia adalah milik pihak asing, yang dapat saja berarti bahwa saham Indonesia masih didominasi dan dikendalikan nilainya oleh mereka.

Jason Gozali dan William Prasetyo adalah penemu komunitas Investor Muda yang mempunyai latar belakang sebagai broker saham dan analis pasar modal. Apa yang dilakukan pialang saham? Mereka membantu para individu yang memiliki penghasilan besar dalam keputusan investasi. Dalam seminar ini, mereka berbagi tips seputar investasi kepada orang – orang yang hadir.

Pembicara ketiga, yaitu Ken Handersen adalah seorang motivator yang cukup terkenal. Ialah yang pertama kali membuka sesi dan membawakan materi. Dalam sesi pertama ini, Ken memberikan motivasi, semangat, serta tips untuk pengembangan diri bagi anak muda yang memang ingin langsung terjun ke dunia investasi saham. Ditambah lagi, Ken juga memberi pengetahuan kepada para peserta seminar akan alasan mengapa investasi amat penting bagi masa depan anak – anak muda dan juga memberi tahu cara untuk melakukan analisa pasar saham dan ‘membaca’ resiko yang mungkin akan ditemui selama investasi.

Selesai sesi pertama yang dibawakan oleh Ken Hendersen, seminar pun dilanjutkan dengan sesi kedua yang dibawakan oleh Jason Gozali. Investor muda ini membekali para peserta yang hadir dengan pengetahuan yang detil dan mendalam tentang semua yang harus mereka pahami dan pelajari mengenai dunia investasi saham ini. Ia berpesan pada mereka bahwa uang yang ditabung seharusnya tidak didiamkan saja di dalam rekening bank namun harus terus diputar supaya bertumbuh. Salah satu cara ‘menumbuhkan’ uang tersebut yaitu dengan berinvestasi saham.

Sesi ketiga dan terakhir dari acara seminar ini dibawakan William Prasetyo. Di sesi kali ini, William lebih mengajak para peserta untuk memahami hal – hal dalam dunia saham yang sifatnya lebih ke arah teknis. William mengajari peserta seminar cara membaca diagram dan grafik profit serta loss. Lebih lanjut, ia juga menjabarkan dengan sangat terperinci beberapa jenis saham yang ada di pasaran serta cara mengetahui jika suatu perusahaan memang memiliki performa yang baik dan pengambilan keputusan untuk membeli saham di perusahaan tersebut.

Acara ini memang bernuansa kasual seperti layaknya sebuah coffee talk sehingga sesi tanya jawab pun tak luput terselip di tengah Рtengah saat ketiga pembicara sedang menjelaskan materi yang mereka bawakan.