Dalam setiap pekerjaan, Anda tentu mendapatkan kompensasi. Namun, apakah kompensasi tersebut sudah sesuai dengan nilai diri dan beban kerja Anda?

Setiap tahun, inflasi pasti terjadi. Hal ini berbanding lurus dengan gaji yang harusnya kerap naik mengikuti laju tersebut. Namun riset yang dilakukan oleh sebuah firma gaji dan data, Paysa, mengungkap bahwa lebih dari sepertiga pekerja di bidang teknologi mendapatkan gaji 10% lebih rendah dari apa yang pantas mereka bawa pulang.

Teknologi merupakan industri di mana tenaga pekerja sangat dibutuhkan, dan hal ini menyebabkan para pekerja kesulitan untuk mengikuti tren gaji yang harusnya naik. Jumlah gaji pekerja teknologi yang “hilang” akibat hal ini dapat menumpuk sampai ribuan dolar jika median gaji tahunan software developer adalah US $100,690. Jika gaji seorang pekerja teknologi berada di angka tersebut, maka dapat diasumsikan bahwa seorang pekerja kehilangan hampir US $10,000 per tahun.

EKRUT membantu Anda meraih pekerjaan impian
Daftar Sekarang

Dari ribuan variabel yang dianalisa oleh Paysa seperti riwayat pekerjaan, tren rekrutmen hingga tingkat turnover, maka dapat dipastikan apakah pekerja memang dibayar di bawah seharusnya atau promosi mereka tertunda. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa lebih dari 80% pekerja teknologi termasuk software engineer, developer, dan administrator sistem telah siap untuk pindah ke pekerjaan baru.

Ketidakcocokan gaji ini, menurut CEO Paysa Chris Bolte, bukan berakar dari niat tidak baik perusahaan, namun ditengarai karena pekerja sering tidak mengetahui berapa mereka bernilai dan bisa jadi karena mereka belum mencari pekerjaan baru dalam kurun waktu yang cukup lama. Selain itu, perusahaan mempunyai kecenderungan menetapkan gaji menggunakan data yang sudah ketinggalan maupun benchmark yang terlalu luas.

Skenario lain yang mungkin terjadi adalah jika karyawan tersebut sudah berada di perusahaan yang sama selama lebih dari 2 tahun, telah melewatkan kesempatan untuk promosi, atau berada dalam perusahaan yang terus menerus merosot performanya.

Kompensasi dinilai sebagai salah satu aspek paling abu-abu dalam pekerjaan. Meskipun banyak perusahaan telah mencoba mempraktekkan transparansi gaji, rata-rata perusahaan biasanya tetap menjaga rapat praktek pembayaran mereka guna tetap memegang kontrol dan berharap mengurangi kebencian karyawan terhadap perusahaan.

Sumber:

wsj.com

cio.com