Ya, seorang karyawan yang merasa dilibatkan dalam suatu perusahaan adalah karyawan yang produktif. Akan tetapi, sulit bagi pemilik usaha kecil untuk memikirkan cara agar karyawan mereka memperhatikan misi, visi, dan nilai perusahaan mereka. Terutama jika mereka memiliki anggaran yang ketat.

Sebagai seorang pemimpin, Anda memiliki dampak terbesar pada keterlibatan tim Anda, dan sasaran nomor satu Anda seharusnya adalah membuat semua karyawan di tim untuk lebih merasa merupakan bagian penting dari perusahaan dengan membuat mereka lebih dilibatkan atas tanggung jawab memajukan perusahaan bersama.

Berikut adalah 8 hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan di kantor!

Ciptakan Kompetisi Yang Sehat

Kompetisi di sini bisa berarti sesederhana seperti misalnya meletakkan bendera di atas meja mereka, atau semacam patung yang bisa dipindahtangankan dari satu orang ke orang lainnya – apa pun hal yang bisa menanamkan sedikit rasa kompetisi dan persaingan yang sehat di antara anggota tim, dan memberikan pengingat bahwa karya serta hasil kerja yang bagus akan lebih diperhatikan.

Tunjukkan Antusiasme Sebagai Pemimpin

Antusiasme adalah sesuatu yang menular dan semakin antusias Anda, semakin antusias pula tim Anda. Namun, ingatlah bahwa antusiasme yang ditunjukkan harus tulus. Tidak ada yang lebih menghancurkan rasa keterlibatan karyawan Anda lebih cepat dari antusiasme palsu, dan tim Anda dapat melihat serta membedakan mana yang memang tulus dan palsu. Antusiasme tidak hanya dikomunikasikan dalam kata-kata Anda, tetapi dalam tindakan Anda.

Jadilah Pemimpin Yang Mengayomi

Sebagai pemimpin, karyawan Anda akan lebih mudah percaya dan mengikuti serta merasa terlibat, dengan atasan yang mereka tahu, sukai, dan percaya, juga mudah didekati sehingga mereka akan dapat lebih mudah pula untuk membantu Anda mencapai visi dan tujuan dari perusahaan.

Lebih Banyak Tersenyum

Orang yang bahagia adalah orang yang produktif, dan ketika Anda bahagia dan murah senyum, hal tersebut memiliki dampak besar pada moral karyawan di perusahaan Anda. Ini dikarenakan, tersenyum membantu mengurangi stres, membuat Anda merasa nyaman dengan diri sendiri dan meningkatkan perasaan positif.

Luangkan Waktu Untuk Berbicara Dengan Karyawan

Masih ada kaitan dengan menjadi pemimpin yang mengayomi, Anda pun harus dapat terus memiliki komunikasi yang lancar dengan semua karyawan yang bekerja pada Anda. Semakin banyak Anda berkomunikasi dengan tim Anda, semakin besar pula rasa keterlibatan mereka dengan perusahaan tempat mereka berkarya. Anda perlu mengkomunikasikan tujuan perusahaan dengan jelas, apakah tujuan itu, mengapa tujuan itu penting dan apa manfaatnya bagi mereka bila berhasil mencapai tujuan tersebut.

Tantang Karyawan Anda

Ketika karyawan tidak ditantang secara teratur dan terus menerus, mereka cenderung menjadi merasa cepat bosan dan tidak termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi – dan hal ini memang berlaku, terutama untuk para karyawan teladan Anda, yang cenderung belajar banyak hal dengan cepat.

Rayakan Pencapaian

Dalam bukunya, Business Execution for Results, Stephen Lynch dari Results.com menjelaskan pentingnya merayakan (dan mengakui) kemajuan yang dicapai dalam pekerjaan, tidak peduli sekecil apapun itu. “Orang-orang ingin tumbuh, berkembang, dan membuat kemajuan. Jika Anda mengatur pekerjaan mereka sehingga mereka dapat melakukan itu semua, meskipun hanya sedikit setiap hari, mereka lebih mungkin untuk menjadi termotivasi untuk mencapai hasil lebih.”

Peduli Dengan Karyawan

Komponen utama menjadi atasan atau manajer yang peduli adalah berkomunikasi serta dan mendengarkan karyawan Anda – dan benar-benar menekankan pada bagian mendengarkan. Tunjukkan minati akan apa yang mereka katakan, apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan apa tujuan mereka. Buat mereka merasa didengar dan didukung.

 

Sumber artikel:

workopolis.com

inc.com

Sumber gambar:

myhubintranet.com