Ketika Anda baru belajar melakukan pemrograman, mudah untuk menghadapi masalah yang membuat Anda bertanya-tanya bagaimana orang lain mungkin pernah berhasil menulis sebuah program komputer. Tapi faktanya, hampir semua orang yang belajar membuat kode pasti pernah mengalami hal tersebut dan bertanya-tanya akan hal yang sama, saat mereka baru saja mulai terjun di industri IT. Berikut adalah beberapa masalah yang membuat hampir setiap programmer mengalami sedikit rasa frustasi dan bagaimana cara mengatasinya dengan baik.

Melakukan Persiapan

Dilansir dari cprogramming.com, belajar memprogram memang cukup sulit, seringkali banyak orang yang baru memulai mengalami kebingungan termasuk ketika harus melakukan set up. Untuk melakukan set up, hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan bahasa pemrograman yang akan digunakan (disarankan menggunakan C ++ untuk yang baru pertama kali belajar menjadi programmer). Setelah itu, Anda juga memerlukan compiler dan tutorial pemrograman yang sudah mencakup bahasa yang Anda pilih dan yang sesuai dengan compiler yang Anda siapkan. Ini semua memang terlihat sangat rumit untuk orang yang baru belajar, tapi semuanya bisa jadi mudah bila Anda memang bertekad untuk terus menekuni bidang programming.

Kurang Percaya Diri Dengan Kemampuan

Perangkap yang paling umum menjebak para programmer pemula adalah kehilangan kepercayaan diri mereka pada awal proses belajar menguasai pemrograman. Pada kenyataannya, seperti dilansir dari Forbes, lebih banyak orang akan menulis anekdot lucu tentang banyak kegagalan dalam proses pemrograman mereka. Dan mereka tidak akan menjadi pura – pura untuk kemudian menjadi lebih mahir dalam cerita kegagalan awal mereka yang pada akhirnya malah membuat para pemula merasa pesimis untuk belajar. Pemrograman membutuhkan waktu, dan juga keuletan. Ini adalah salah satu dari sedikit area di mana membuat kesalahan adalah hal yang umum dan bisa juga jadi sangat membuat depresi. Suatu saat Anda memiliki program kerja dan di saat yang berikutnya Anda bisa saja tidak memiliki apa-apa untuk dikerjakan. Jadilah lebih percaya diri. Kesalahan atau halangan yang dihadapi dalam pemrograman adalah kejadian yang umum dalam bidang ini.

Sukarnya Menangani Debugging

Debugging adalah salah satu keterampilan yang paling krusial yang harus dikuasai oleh seorang programmer. Akan tetapi, kebanyakan orang tidak terlahir dengan kemampuan penguasaan yang natural akan hal satu ini. Debugging sulit karena beberapa alasan; pertama, hal ini membuat frustrasi. Anda hanya menulis sekumpulan kode, dan itu tidak berhasil meskipun Anda cukup yakin seharusnya dapat berhasil. Kedua, bisa jadi suatu materi pelajaran yang membosankan adalah debugging. Debugging sering membutuhkan banyak usaha untuk mempersempit masalah, dan jika Anda memang masih kurang terlatih untuk melakukannya, sulit untuk melakukan penyempitan masalah secara efisien. Salah satu jenis masalah yang paling sering dijumpai adalah kesalahan segmentasi, di mana banyak programmer mencoba mempersempit masalah ini dengan menambahkan printed statements untuk menunjukkan sejauh mana program tersebut dapat dijalankan sebelum mengalami crash, meskipun seorang debugger dapat memberi tahu dengan tepat di mana masalah terletak. Namun, seorang debugger masih bisa saja bingung serta kesulitan untuk menyiapkan tool yang tepat. Jika semua yang Anda inginkan adalah menjalankan suatu program dengan baik, hal yang paling ingin Anda hindari adalah menyiapkan tool lain untuk mengetahui alasannya. Bacalah dan praktikkan tips dari buku – buku yang Anda suka mengenai debugging.

Sulitnya Mendesain Program Baru

Saat Anda baru mulai memprogram, desain program adalah tantangan yang berikutnya. Perancangan program adalah tentang membuat semuanya menjadi lebih mudah bagi diri Anda di kemudian hari. Desain yang buruk membuat program Anda tidak fleksibel terhadap perubahan di masa depan, atau tidak mungkin dimengerti setelah Anda selesai menulisnya. Seringkali, desain yang buruk memuat terlalu banyak detil tentang bagaimana sesuatu hal diterapkan, sehingga setiap bagian program harus mengetahui semua rincian dari masing-masing bagian tersebut. Kuncinya adalah karena banyak aspek desain program seperti inheritance hadir untuk memampukan Anda untuk menyembunyikan detil implementasi dari interface atau konsep tertentu, manfaatkanlah dengan maksimal fitur ini.

 

Sumber artikel:

cprogramming.com

forbes.com

Sumber gambar:

simpleprogrammer.com